Tuesday, August 30

TEPAR 3. Cerita Ospek hari kedua.

Sambungan...

Tadi pagi saya sangat khawatir sekali. Saya belum beli roti dan bensin motor saya sekarat harus segera diisi. Saya tegang sekali selama di perjalanan. Ketakutan ini itu merasuki saya.

Hari kedua ini, diawali dengan cek perlengkapan. Amboi ini cukup membuat kami para maba takut. Karena apa, kakak dan abang seniornya luar biasa galak. Berteriak teriak. Banyak sekali dari kami yang melakukan kesalahan dan harus dihukum. Untung saja, saya lengkap jadi tak dihukum.

Acara dilanjutkan dengan materi bela negara oleh TNI. Namun sebelumnya bagi yang muslim dan muslimah menjalankan sholat sunah dhuha dulu.

Setelah itu, yang paling keren banget dan buat saya terkagum. Promosi Unit Kegiatan Mahasiswa dan juga Himpunan Mahasiswa setiap prodi. Tentu saja prodi saya yang paling berkelas dong. Hihi.

Sebenarnya saya jadi takut untuk gabung ukm ukm seperti itu. Karena mahasiswa prodi saya, jarang yang ada ikut ukm ukm seperti itu.

Aktif organisasi seperti itu saya takutkan akan mengganggu konsentrasi kuliah saya. Padahal, saya ingin menyelesaikan kuliah saya secepat mungkin.

Setelah promosi itu. Bukan main perut saya lapar sekali karena tak sempat sarapan. Alhamdulillah setelah acara promosi kami diberi makan. Singkat sekali cuma 15 menitan. Saya buru buru sekali menghabiskan makanan saya.

Setelah makan. Kemudian sholat zuhur. Dan dilanjutkan materi oleh wakil dekan 1. Keren banget bu wadek ini. Sangat menginspirasi. Dia menyampaikan materi tips dan strategi menyelesaikan kuliah on time. Tepat waktu. Ini sangat menginspirasi saya. Semoga saya bisa menyelesaikan studi saya hanya dengan 7 semester dan ipk saya juga cumlaude. Serta memiliki segudang prestasi dan kaya akan pengalaman.

Acara berlanjut terus. Hingga waktunya pulang. Disini hujan turun dengan lebatnya. Hingga membuat gardu listrik rusak. Dan sekarang masih mati listrik hingga sekarang. Padahal sudah berapa jam? Keterlaluan.

Saya pulang hujan-hujanan, dimana jalanan gelap, suram dan dingin. Tapi tetap harus disyukuri kan.

Sekian cerita hari ini. Luar biasa capeknya.

August 30, 2016.

No comments:

Post a Comment