Friday, September 2

Maafkan daku, abang abang dan kakak kakak senior.

Saya jujur merasa bersalah sekali pada abang abang dan kakak kakak senior yang kemarin mengospek saya. Jujur, saya kadang marah dalam hati kepada mereka. Habisnya sih mereka suka membentak-bentak dan kadang bersikap kasar. Otomatis saya marah dong, hehe.

Ternyata itu cuma akting doang readers. Betapa leganya. Mereka bersikap seperti itu hanya untuk melatih mental kita. Saya beruntung memilih FKIP. Kalau di fakultas lain seperti Fakultas Teknik atau FISIP atau Fakultas Hukum. Jangan berharap ospek senyaman FKIP. Ya, senior senior FKIP menurut saya kalem-kalem dan terpelajar. Itu sih emang dimaklumi ya, kan fkip itu calon guru.

Memang beda sekali dengan fakultas lain yang lebih bebas. Dan ospek di fakultas lain yang tersebut diatas itu sangat kejam. Lebih parah dari FKIP, ospek mereka bahkan menjurus kepada kekerasan seperti ditendang-tendang. Saya konfirmasi dengan teman saya yang di FISIP dan di Fakultas Teknik itu. Ternyata benar adanya. Saya nggak habis pikir. Apa perlu melatih mental harus dengan kekerasan seperti itu?

Untuk abang abang dan kakak kakak senior, maafkan diriku yang marah pada kalian. Namun sekarang nggak marah lagi kok, melainkan kagum dan sayang dengan kalian. Kalian seperti kakak kakak dan abang abang kami sendiri.


3rd September 2016.

No comments:

Post a Comment