Friday, September 9

Nikmatnya sayur pahit, pare.

Kondisi saya yang terbangun sejak jam 1. Membuat perut saya lapar. Alhamdulillah saya sudah antisipasi malam sebelumnya. Saya sedang stress dan dalam tekanan. Saya heran, kenapa di dunia ini harus ada orang jahat seperti nenek saya? Nggak tahu diri banget, siapa yang mengurusnya? Saya. YaTuhan YaAllah, maafkan saya jika saya khilaf.

Sekarang saya harus berhemat, sehemat mungkin. Orangtua hanya mengirimkan uang cukup untuk makan doang. Karena mereka tahu saya dapat beasiswa. Tetap bersyukur.

Sekarang, saya makan hanya dengan modal lauk Rp. 5ribu. Alhamdulillah bisa untuk 3-4 kali makan. Saya hanya perlu memasak nasi saja.

Seperti yang Anda lihat. Saya beli di warteg. Pare seharga Rp.3ribu dan Sosis seharga Rp.2ribu. Yang Anda lihat, sosisnya tinggal sedikit alias sepotong karena harus disimpan untuk dimakan sarapan nanti.

Alhamdulillah saya terbangun. Saya akan mencicil tugas kuliah saya.

JumatBerkah, 9 September 2016.

No comments:

Post a Comment