Thursday, September 1

TEPAR 3. AWESOME YESTERDAY. THE LAST DAY OF ORIENTATION.

Night readers. Really sorry because too late to post this. Sebenarnya saya janjinya tadi siang ya. Tapi terpaksa postingan maha penting ini, ceileeh, harus tertunda. Judulnya lebih suka bahasa inggris ya. Walaupun postingannya berbahasa Indonesia, hehe. Karena kalau di Indonesiakan rada kaku, TEPAR 3. Hari kemarin yang mengagumkan. Hari terakhir orientasi alias ospek. Bagus juga sih. Ah abaikan saja.

Hari terakhir, hari yang paling mengesankan menurut saya. Saat hari itu saya melakukan yang terbaik. Saya bangun sangat subuh yakni jam 3 subuh. Kemudian tergolek-golek di kasur, berusaha membuat mata terjaga. Namun sangat sulit sekali karena capek luar biasa. Tapi Alhamdulillah saya menang dari pertempuran itu, saya terbangun dan terjaga. Kemudian mandi dan selanjutnya sholat subuh.

Saya sudah menyiapkan segala barang yang harus dibawa pada malam harinya. Hingga keesokan harinya saya tinggal berangkat. Saya berangkat ke rumah kontrakan teman saya di daerah Perdana. Saya berangkat saat masih gelap yakni jam 5 pagi. Setelah sampai di perdana kemudian kami berjalan kaki ke ujung jalan. Di ujung jalan sudah ditunggu abang abang senior kita. Kemudian berangkatlah kami menuju auditorium tempat kami ospek.

Sepanjang perjalanan merasa sangat bahagia. Karena kami ramai sekali dan juga cuacanya sejuk dan masih sedikit polusinya, hehe. Setelah sampai di auditorium. Luar biasa saya langsung tegang. Karena kakak dan abang di bagian PM alias Penggerak Massa dan juga bagian Keamanan yang terkenal paling garang mulai membentak-bentak kami. Saya sedikit merasa kebal sih, dari hari pertama sudah digituin soalnya. Jadinya biasa aja lah.

Acara pertama yakni cek perlengkapan. Alhamdulillah saya tidak tertinggal satu apapun. Saya lengkap dan saya mematuhi aturan. Banyak sekali mahasiswa baru yang melanggar aturan dan terpaksa harus mendapat hukuman. Yah, meski hukumannya ringan hanya buat tulisan dan ditempel ke dada saja sih. Lain ya kalau di fakultas yang garang seperti fakultas teknik atau fisip atau hukum. Kata teman saya mereka ditendang kalau salah. Huuu ngeri. Kami di FKIP hanya dibentak-bentak saja.

Setelah cek perlengkapan. Jumlah maba yang lebih dari 1600-an orang ini berbondong-bondong memasuki audit. Acara dilanjutkan dengan makan roti. Wah, saya luar biasa senang. Karena saya lapar sekali. Saya nggak sempat sarapan soalnya takut ditinggal teman saya seperti yang terjadi di hari kedua ospek. Saya makan dengan lahap sekali.
Setelah makan. Kemudian kami melaksanakan sholat sunnah dhuha. Betapa bahagianya. Kampus ini mengedapankan aspek keagamaan juga. Saya bahagia sekali bisa jadi bagian dari kampus ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan materi Stop Narkoba dari BNN. Dibawakan oleh Bapak Mashadi Eka Surya Agus. Keren sekali.

Setelah materi selesai. Dilanjutkan dengan makan kemudian sholat zuhur. Setelah itu ada duta pendidikan. Saya kenal banget dengan bang duta ini. Dia teman saya saat di organisasi. Tapi saya merasakan ada sedikit kesombongan pada dirinya ini. Dia seperti tidak mengenal saya. Yah, memang lah ya. Seseorang kalau sudah sukses emang berubah, itu jika dia sombong. Sungguh sayang, padahal menurut saya prestasinya itu biasa-biasa saja. Ngggak sampai internasional atau nasional kan? Kok ditegur sombong gitu. Ah sudahlah, kita lihat saja kedepannya bagaimana.

Saya tidak mau terlalu memusingkan hal tersebut. Meski saya kenal banyak dengan para panitia ini, saya biasa sajalah. Lagian posisi saya di sini juga sebagai mahasiswa baru. Saya sebaiknya menjaga sikap saya.

Setelah itu kami sholat ashar. Nah kan gara-gara menundanya saya lupa dengan apa yang terjadi. Seingat saya juga kami kemudian membentuk konfigurasi. Yang lagi ngetrend ituloh. Membentuk angka huruf atau gambar dengan media, manusia yang berjumlah banyak. Hihi. Fakultas kami keren sekali dengan nuansa orennya yang pekat.

Setelah itu juga. Para panitia mendadak ribut. Wah banyak peserta alias kami maba kebingungan. Meski saya sudah bisa menebak apa yang terjadi. Ya, mereka ak mereka akting. Aktingnya lumayan bagus karena membuat beberapa maba terutama yang cewek banyak yang jatuh pingsan. Saya tertawa-tawa sebenarnya melihat akting panitia ini. Mereka hanya berteriak-teriak tidak jelas. Dan teman-teman di sebelah saya justru ketakutan. Mungkin ini pertama kalinya bagi mereka.

Tapi saya sempat merasa mereka ini benar-benar berkelahi. Wah. Aktingnya hebat dan menegangkan. Dan di akhir mereka, para panitia memberi kejutan yang sangat meriah. Balon-balon turun dari lantai 2 audit. Sungguh cantik dan meriah. Bagian ini saya sangat tidak menduganya. Meski saya sempat curiga. Waktu materi diberikan, sering terdengar suara balon pecah. Pasti lagi diitup sama mereka. Hehe.

Suasana kebahagiaan membahana. Acar ribut ribut itu terjadi setelah ospek ini ditutup oleh Pak Dekan. Suasana menjadi riuh tak terkendali. Para maba sibuk dengan euforianya. Mereka berselfie-selfie ria mengabadikan momen itu. Dan, saya termasuk di dalamnya hehe. Sikap para kakak dan abang yang galak galak berubah drastis. Mereka menjadi sangat ramah dan menyenangkan. Ternyata oh ternyata. Mereka begitu cuma untuk melatih mental kita saja. Maafkan saya kakak dan abang panitia, saya sempat marah dengan sikap kalian.

Acara berakhir saat maghrib. Saya baru sampai di kontrakan teman saya itu setengah 7 malam. Saya begitu berdosa karena sudah berusaha mengejar sholat magrib, tapi eh adzan isya sudah berkumandang. Sedih sekali.

Acara ospek ini sangat seru dan menyenangkan sekaligus menegangkan. Saya terisnpirasi dari setiap materi yang diberikan oleh panitia melalui para pemateri. Yang membuat saya terkesan juga, wudhu dengan air di dalam botol hehe. Antri untuk sholat. Antri untuk makan. Antri untuk berjalan. Antri untuk segalanya.

Namun saya sedih sekali dengan makanannya. Begitu sederhana hanya tempe dan telur asin. Kemudian tempe lagi dengan telur goreng. Sayurnya sama daun ubi. Kadang saya nggak kebagian kuahnya. Walhasil makan kering-kering. Padahal kuahnya itu enak banget loh.
Begitu saya sampai di rumah, luar biasa saya TEPAR banget. Langsung mandi dan tidur.

1st September 2016.

No comments:

Post a Comment