Monday, September 12

Terimakasih YaAllah.

Terimakasih kepada Allah. Tadi rasanya jantung saya berhenti berdetak. Ibu saya malah menangis histeris. Kami semua khawatir sekali dengan nenek saya. Dia hampir 80 tahun.

Saya merasa bersalah sekali. Saya suka menjelekkan jelekkannya ketika saya marah padanya. Saya tidak ingin membela diri saya sendiri. Saya bersalah. Namun terimakasih pada Allah. Dia masih memberi saya kesempatan untuk berbakti. Setidaknya hingga saat ini, dia masih bertahan hidup.

Saya tak bisa menemaninya seperti pada akhir Juli sebelumnya kemarin. Kini saya kuliah. Mana bisa standby di sana terus.

Senin, 12 September 2016.

No comments:

Post a Comment