Sunday, July 31



Ini kisah tentang tadi malam. Malam penuh harapan. Saya ingin sedikit bercerita. Saya adalah pribadi yang jika tidur selalu nyenyak dan terlelap dengan cepat serta jarang bermimpi. Mungkin frekuensi saya bermimpi dalam 1 tahun hanya 3-4 kali saja. Malam itu saya bermimpi. Bunga tidur yang sangat indah. Membuat saya tidak mau terbangun.

Namun saya tetap harus bangun. Bangun menghadapi kenyataan sebenarnya, realitas, yang cukup menyakitkan. Ini tentang cinta pertama saya. Kami tidak pernah berpacaran. Kami sangat dekat dan saya menyukainya. Namun saya tak pernah memberitahunya. Tapi saya memberitahu sahabat saya, dan saya merasa dia menyadari dan mengetahui perasaan saya padanya.

Saya sadar akan diri saya sendiri. Saya mengaku saya jelek, tidak putih, dan tidak mencapai standar kecantikan. Dia sangat baik pada saya dan mampu membuat saya tergila-gila bahkan hingga sekarang. Padahal kami pertama kali berkenalan yaitu 3 tahun yang lalu, saat saya kelas X di SMAN. Dan sekarang, saya sudah mulai menjadi maba di sebuah PTN.

Mungkin ini kebodohan saya sendiri. Saya terlalu berharap padanya. Saya berharap dia menyukai dan memiliki perasaan untuk saya. Jika anda menjadi saya, pasti anda juga merasa begitu. Dia luar biasa perhatian. Setiap jam istirahat dia selalu mampir ke bangku saya. Bahkan jam kosong juga. Dia menanyakan hal yang tidak biasa. Saya merasa aneh. Memang saya yang terlalu berharap. Indikasinya seperti ini, dia bahkan tidak pernah meminta nomor ponsel saya. Kesimpulannya, dia memang ramah kepada saya, mungkin dia menganggap saya sebagai teman, tidak lebih. Karena waktu itu dia sendiri sudah menjadi pacar teman saya.

Yah, bodohnya, Saya terjebak dalam perhatian dan pesonanya, serta berpikir bahwa dia menyukai saya. Bodoh sekali. Dan saya bodoh hingga kini, perasaan saya padanya tidak pernah hilang. Semoga saya bisa segera menemukan sosok penggantinya.

Nah, saya jadi lupa memberitahu apa mimpi saya. Mimpi yang saya namakan mimpi diatas mimpi. Karena kejadian di mimpi saya semalam, saya sedang memimpikan saya yang tertidur dimana saat saya tidur itu saya sedang bermimpi, Rumit ya? Saya sendiri juga bingung, kenapa bisa sampai mimpi seperti itu. Saya berpikir, mungkin karena saya merindukannya.

Mimpi saya yaitu saya sedang tidur dan menunggu kedatangan cinta pertama saya. Namun saat mimpi sedang tidur, saya bermimpi lagi yang saya bertemu dengannya.

Ah, sudahlah, Hanya bunga tidur. Ya kan? Tidak berarti apa-apa dan sama sekali tidak mengubah hidup saya.

sumber gambar: mimpiaz.com