Saturday, December 31

2016 akan berakhir. Di usia saya yang menuju 19 ini, banyak sekali hal menakjubkan yang terjadi, dan buku-buku menemani saya melalui semua itu.

Sepanjang 2016 ini saya juga banyak membaca buku buku bagus. Ada beberapa yang sempat saya review dan saya posting di blog ini. Namun kebanyakan sih hanya bisa terbaca, “tidak sempat” mereview. Untuk tahun 2016 ini saya tidak tahu berapa pastinya jumlah buku yang saya baca. Yang pasti mungkin ada di kisaran lima puluhan. Kebanyakan alias 70%nya adalah bergenre fiksi. Untuk 30%nya saya juga membaca majalah, koran, buku buku travelnya Claudia Kaunang dan Ariane, buku motivasi Merry Riana dan Oki Setiana Dewi.

Karena saya mengambil konsentrasi bahasa Inggris di kampus, saya juga selalu berusaha untuk membaca buku atau novel yang berbahasa Inggris. Saya mencoba membaca The Fault in Our Star, The Hunger Games dan Twillight. Namun sayang sekali, semuanya gagal, alasannya sumber untuk buku buku asing itu terbatas dan juga kosakata bahasa Inggris saya masih belum bisa “ngikut” serta saya selalu bermasalah dengan waktu.

Sebenarnya saya ingin sekali membaca novel-novel Tolkien, The Hobbit dan The Lord of The Ring. Tapi ya begitulah, nggak ada di perpustakaan, dan saya nggak punya banyak uang untuk beli misalnya seperti di Amaz*n gitu.

Cerita mengenai buku, seingat saya buku yang paling tebal yang saya baca yakni novel Rindu oleh Tere Liye. Saya membacanya berminggu-minggu, sedikit demi sedikit, terkadang dua jam perhari. Kata-kata di novel itu sangat halus, sangat indah, sangat bagus intinya. Novel itu tepatnya 400++ lebih halaman. Tapi novelnya biasa aja, nggak ada romance-nya. Ada sih, tapi nggak terlalu kentara.
Kalau buku yang paling tipis ada juga, yakni buku buku terjemahan karya-karyanya Agatha Cristie. Saya hanya mampu baca mungkin belasan halaman dan akhirnya berhenti. Saya berhenti karena bosan dan itu tidak menyentuh hati saya.
Selama ini yang jadi patokan buku itu bagus atau tidak dan saya melanjutkan membaca atau tidak adalah apabila buku itu menyentuh hati saya atau tidak.

Sejauh ini buku-buku yang saya baca penulisnya rata-rata orang Indonesia. Ada tiga penulis asing dari 2 bangsa lain yaitu Jung Eun Gwol dari Korea dan Suri Ryana dan Hanina Abdullah dari Malaysia. Untuk yang Korea sudah pasti terjemahan, saya nggak bisa bahasa Korea. Luar biasa sekali untuk karya orang Korea itu, novelnya sangat bagus juga, dan sangat detail. Saya membaca tuntas 2 jilid untuk masing-masing judul, novel terjemahan korea. Judul pertama yakni The Moon that Embraces the Sun dan Sunkyunkwan Scandal. Keduanya sama-sama ditulis oleh penulis favorit saya, Jung Eun Gwol. Kedua-duanya sama sama mengambil latar waktu saat Korea berada di jaman kerajaan. Kalau empat novel itu ditotal atau digabungkan mungkin ada 1000 halaman lebih. Wooow. Saya bahkan membacanya berjam-jam dan lupa segalanya.

Kalau yang untuk penulis Malaysia, saya emang sedikit sakit kepala sih, tapi karya puan Suri Ryana itu sangat-sangat bagus sekali. Saya pencinta berat novel romance syar’i ala ala Malaysia. Di tahun ini saya tuntas membaca novel Istri Separuh Masa, MAID, Playboy itu Suami Aku, Kimchi Untuk Awak, dan Projek Memikat Suami. Namun kelima-limanya saya hanya bisa baca online dan tidak full. Saya tidak punya banyak uang untuk memesan langsung dari negeri Jiran. Apalagi per-item itu harganya tidak murah. Tapi saya tau akhir ceritanya dari drama. Karena semua novel tersebut diatas, diekranisasikan.

Mengenai buku yang menyentuh secara personal. Banyak sekali buku-buku yang menyentuh saya. Yang paling menyentuh pertama yaitu Projek Memikat Suami karya Hanina Abdullah, penulis Malaysia. Saya sangat suka karakter Nawwal Husna dan saya tergila-gila pada karakter Zahrain Alimin. Saya selalu ingin jadi Una. Dan ini juga alasan blog ini saya namakan Nawwal Husna World. Sekalian jadi nama pena saya. Saya ingin sekali menjadi Una karena dia cerdas, kuliah di UK, cantik, sholehah dan bersuamikan seorang lelaki yang sholeh pula. Benar-benar impian saya. Apalagi saya juga melihat versi filmnya.
Rata-rata memang harus saya akui, saya kebanyakan membaca sesuatu yang di-filmkan. Alasannya saya juga tidak tahu kenapa sih. Suka aja.

Ada juga novel yang membuat saya sedih dan menangis. Asma Nadia paling andal membuat pembacanya nangis dan baper yaitu Assalamualaikum Beijing. Tapi ada satu buku yang benar-benar membuat emosi saya menggelegak yaitu Surga yang tak dirindukan. Saya benar-benar marah sekali pada Pras. Saya nggak bisa toleransi apapun alasannya dia menikahi Meirose, kasihan banget si tokoh Arini. Saat nonton filmnya, saya nangis. Saat baca novelnya pun saya nangis lagi. Novel itu sangat hebat dalam mengaduk-ngaduk emosi pembacanya. Kalau novel-novel lain sih ada cuma nggak sedahsyat novel itu. Saya juga ingat karyanya Ilana Tan, tapi hanya yang Sunshine Becomes You and In a Blue Moon. Saya juga sedih sekali saat tokoh utamanya meninggal dan tidak terselamatkan. Saya berusaha membaca 4 Seasonnya Ilana, tapi saya berhenti, saya bosan, dan itu tidak menyentuh hati saya.

Saya rasa cukup sekian perjalanan membaca saya. Di tahun 2017 saya ingin bisa membaca lebih banyak buku lagi, lebih banyak membaca karya-karya yang bagus lagi. 

Sabtu, 31 Desember 2016. Bumi Lawang Kuari.

Friday, December 30

Di 2016 ini banyak sekali yang berubah dari hidup saya. Suka, duka, tangis, canda tawa semuanya lengkap. Saya merasa penting untuk menuliskannya sebagai sejarah hidup saya. Yang saya maksud adalah kesuksesan dan kegagalan saya. Kita mulai dengan kesuksesan saja dan semoga ini berkah.

Kesuksesan 1: Kuliah di Prodi impian. Dan saya sangat menikmati mempelajari bidang ini.

Sekadau, Dec 30, 2016.

Tahun baru sudah di depan mata. Semangat masih kembang kempis. Ujian Akhir Semester juga sudah di depan mata. Sekarang saya, Una, 18 tahun, sangat ambisius untuk belajar, untuk berprestasi, dan untuk menjadi lebih orang yang lebih baik.

Tugas saya alhamdulillah tinggal sedikit lagi. Malam ini nugas lagi. Di bumi lawang kuari ini tinggal 2 hari. I gonna miss my parents and my sister very soon. I will come back to pontianak again. Spiriiiiiit!

Maaf karena jarang update. Saya sedang merasa tidak baik. Hmm. Tahun baru, semangat baru. Dan mulai dari sekarang saya harus lebih rapi, lebih organized, dan lebih rajin. Mulai membuat new year resolution, long-term and short-tearm goal, daily-weekly-monthly-yearly planner. Belajar speaking dan lebih meningkatkan level kepercayaan diri lagi. Amiiin. Semangatttt.

Sekadau, Dec 30, 2016.

Tuesday, December 27

Saya selalu percaya. Setiap perjalanan besar, pasti dimulai bahkan dari jejak kaki sekalipun.

Pergi ke bumi lawang kuari ini merupakan agenda travel saya yang kedua. Yang pertama yakni ke kota seribu pantai, Singkawang pada akhir Januari 2016. Dan sekarang lebih jauh lagi ke Sekadau pada akhir Desember 2016.

Harapan saya di 2017. Semoga saya bisa menjejakkan kaki saya ke kota kota lain di negara Indonesia ini, ke Benua Amerika ataupun Eropa setelah ini. Aamiin. Apa salahnya bermimpi kan? Toh bermimpi itu gratis.

Desember 27, 2016.

Belakangan ini memang saya merasakan. Ada yang hilang dari diri saya. Saya rasa inilah penyebabnya. Seminggu ini kehilangan banyak moment.

Sorry my lovely blog. Semingguan ini saya sedang stress. Dihimpit banyak tugas yang harus selesai sebelum tahun baru datang. Saya cuma punya waktu 3 hari untuk menyelesaikan semuanya. Tetap semangattt Una.

Minggu ini juga menjadi hari yang bersejarah. Saya untuk pertama kalinya pada Jumat 23 Desember 2016, menginjakkan kaki di bumi lawang kuari, Sekadau, Kalimantan Barat.

Sebelum ke sana. Saya juga mengunjungi Sanggau. Meski hanya singgah untuk beristirahat sebentar.

Saya betah sekali di sini. Bersih dan udaranya segar serta tidak berisik. Sama sekali tidak ada debu seperti di rumah saya. Yang memang lokasinya di pinggir jalan.

Senang sekali berada di sini.

Selasa, Desember 27, 2016.

Monday, December 19

Pantes aja belakangan ini saya merasa ada yang hilang dalam hidup saya. Rupanya karena ini. 3 hari saya meninggalkan kamu blog tercintaku. Really sorry for that. Belakangan ini mata saya suka perih. Salah saya sendiri sih, main hapenya over. Hmm.

3 hari ini banyak kejadian yang luar biasa yang terjadi dalam hidup saya terkhususnya pada fase sebagai mahasiswa baru ini.

Dan sekarang ngantuk banget, mana penggaris saya buat ngerjakan tugas, hilang.

Senin, December 19, 2016.

Tugas kuliah benar benar menyita waktu saya. Sebenarnya salahnya ada pada diri saya sendiri. Saya terlalu memikirkannya dan menganggapnya beban. Padahal harusnya santai aja kan. Santai. Tenang. Relax.

Saya melewatkan banyak hal sejak november. Beberapa event yang penting yang perlu sekali di-share.
Ah ya sudahlah. Let it go.

Monday, December 19, 2016.

Darah saya sedang mendidih saat ini. Marah sekali saya. Rasanya mau saya cekek. Sia*** banget. Padahal saya mau liburan dengan santai akhir tahun ini di luar kota. Malah dia bikin beban. An**** sekali. Niat kuliah atau enggak sih? Benci banget liat cewek s***** kayak dia tu. Issssssssss. Kesallll. Arrgggh :-\

Monday, December 19, 2016.

Friday, December 16

Hari ini mata kuliah cuma satu yakni  Speaking for general communication. Saya surprise sekali. Sebenarnya mam sedang nguji thesis senior yang lagi ujian. Betapa beruntungnya, saat tiba giliran saya dan teman saya, ternyata dia datang. Dan dia melihat powerpoint saya yang cantik dong, apalagi ada video mengenai materi yang saya bawakan. Dia really appreciate, saya bahagia sekali. Teman teman juga appreciate tadi. Bener bener presentasi yang sukses...

Pulang kuliah cuaca panas banget. Rasanya ingin berbaring dan tidur sejenak di tempat yang sejuk, tanpa menyentuh hape.

Saya terlalu banyak main hape sekarang ini. Padahal jomblo, apa juga yang mau diliat. Hmm.

Pergantian tahun semakin dekat, semoga saya bisa menang dan jadi juara 1 Short Story Competition di kampus saya, Aamiin. Mohon doanya ya.

Jumat, December 16, 2016.

Wednesday, December 14

Tuesday, December 13

Monday, December 12

Minggu semalam biasa biasa aja. Saya kegiatan pendikar hujan-hujanan, dari jam 10. Pulangnya jam 12 lewat. Setelah itu makan siang dan tidur... Gilak banget saya tidur. Sampe jam 8 malam. Itu karena dingin banget nauzubillah. Berhari-hari hujan di Pontianak.

Habis bangun, saya ngerjain tugas. Dan tidur lagi jam 12. Bangun-bangun jam 7 pagi hari ini, dan ngelendot di kasur 1 jam-an lebih. Dan sekarang pukul 10 pagi, saya mau lanjut kerjakan tugas. Semangat...

Senin, Dec 12, 2016.

Saturday, December 10

Sabtu ini luar biasa sibuk. Saya full acara dari pukul 7.30-11.30 dan pukul 13.00-17.00. Acara pertama yakni Seminar Kewirausahaan. Sangat keren dan luar biasa menginspirasi. Saya jadi mau berwirausaha dengan jelas dan legal. Soalnya saya mau tanding dan keliling Indonesia nantinya.

Acara kedua yakni Roadshow Pertukaran Pemuda Antar Negara Kemenpora. Jadi, di sana tadi itu sejenis sharing session. Seru banget. Mereka menjelaskan semua program exchange. Semoga saya bisa menjadi salah satu partisipannya kelak. Aamiin.

Sabtu, Dec 10, 2016.

Friday, December 9

Thursday, December 8

Kamis ini luar biasa banget. Saya bangun siang sekali. Dingin dan mengigil. Semalam itu saya lupa segalanya. Lupa matikan colokan rice cooker. YaAllah. Nasinya bakal mengeras banget ni. Hikss :-\

Pagi tadi. Shi* banget. Jantung saya berdebar debar tak keruan (lagi). Tidak nyangka sekali, sosok yang saya sukai, ada di depan saya. Walhasil saya turut saja di belakang. Biasanya kan saya suka laju. Ambooiii.

Dan kami ketemu lagi di parkiran. Betapa bahagianya. Dia nyapa saya. Tadi saya lupa. Semoga saja tadi saya tersenyum atau setidaknya bilang "iya". Aduh gawat banget. Kambuh kebiasaan saya kalo lagi naksir someone, saya suka nervous dan salting dan tidak bisa berkata-kata.

Kamis, Dec 8, 2016.

Wednesday, December 7

Tuesday, December 6

Ini bulan terakhir tahun 2016. Saya sibuk banget. Banyak projek. Banyak tugas kuliah. Akhir semester semakin dekat. Banyak tugas di kumpul akhir semester. Hmm. Ngebut. Bingung. Mau kerja yang mana dulu saking banyaknya. Semoga saya selalu kuat, sehat, dan waras menghadapi semua kegilaan dan deadline ini. Aamiin.

Selasa, Dec 6, 2016.

Sunday, December 4

Minggu ini saya sibuk banget. Saya terbangun jam setengah 1 dini hari. Dalam keadaan hujan, dingin dan sejuk. Setelah itu dengan hati takut, namun berusaha berani, jam segitu saya masukkin motor saya. Sumpah, gelap, sepi dan serem banget.

Setelah itu ambil wudhu dan sholat isya. Telat banget ya, hiks. Alnya saya ketiduran jam 8 malam di hari sabtunya.

Setelah sholat, saya ngerjakan tugas listening 2 jam, dari jam 1-3. Betulkan printer juga, suntik sana suntik situ. Banyak nget tugas saya. Nggak selesai selesai kerjaan saya. Pasti karena hobi saya, tidur. Hmm.

Saya akhirnya tidur lagi. Dan terbangun jam 6. GOSHHH! Astaghfirullah. Padahal janjinya tidur sejam. Ckck.

Bangun segera, then mandi wudhu sholat subuh. Langsung cuss, ke taman rektorat ikut senam. Wajib bagi maba.

Habis senam, makan di food festival yang isi standnya 70% sosis ._.
Saya kabur ke mujahidin ikut kajian jam 9. Dengerin ceramah sambil kerja tugas listening lagi. Setelah itu jam 11.30 acara ceramah selesai lanjut pendikar. Gilak banget. Hujan lebat. Selesai jam 1 siang.

Segera saya pulang dengan helm basah dan hawa dingin.

Kemudian makan. Saya makan seperti orang nggak makan tiga hari. Saya beli pentol 5 ribu, beli kue bolu 4 ribu, beli nasi bungkus 5 ribu. Sumpah kenyang.

Habis makan, saya tidur siang 30 menit. Dan now. Saya disini sekarang, balai bahasa. Berangkat dari 2.40.. Sampai jam 3. Then sholat ashar.

Pulang ini rencana saya kerja listening lagi. Hmm. 4 jam lagi waktu yang harus saya luangkan. Saya harus nyuci piring dan baju dulu, jemur baju dulu, nyapu dulu, ngelap ngelap dulu. OMG.

Utang tugas saya masih banyak. Gosshh. Semangat UNA!

Minggu, Dec 4, 2016.

Thursday, December 1

Monday, November 28

Kiky is back. Saya kembali. Seharusnya saya ngepost ini semalam. Namun karena sudah capek banget dan saya ngerjakan tugas jadinya ditunda dulu dan baru bisa ngepost sekarang.
Sekarang ini saya sedang di puskesmas. Rame banget. Dan saya ngantuk. Mana antrian baru 70an dan saya nomor urut 110. Dan sekarang sudah 1,5 jam. Petugasnya luar biasa judes dan lambat. Bener bener, saya benci banget liatnya.
Alhasil saya singgah dulu buat jajan dan beli minuman. Hari ini amazing. Saya datang telat, 7.40, untung aja bapak nggak liat karena lagi di kelas lain. Telat karena saya biasa, lagi ngerjain tugas. Banyak banget tugas saya. Dan hari ini ada lagi tugasnya. No day without assignment.
Senin, 28 November 2016.

Friday, November 25

Sekarang jam 1 dini hari. Saya terjaga lagi. Habis packing barang untuk orientasi besok karena menginap. Super duper rempong. Banyak sekali barang yang harus dibawa.

Saya masih utang tugas listening. Saya hanya bisa tidur 2,5 jam aja kali hari ini. Saya harus bangun setengah 4 dan sholat dan kerja tugas. Semangat Una. YaAllah kuatkan hamba.

Jumat, 25 November 2016.

Thursday, November 24

Sekarang. Sendirian aja di Gramedia Book Store, Ayani Mega Mall. Hm.. Saya harus membiasakan diri. Saya akan lebih sering jalan jalan sendiri nantinya, karena saya kan traveler? Iya nggak? Haha. Aamiin aja. Cita cita Una kan emang travel around the world. Harus bisa mandiri dong.

Kamis, 24 November 2016.

Hari ini banyak sekali hal yang harus saya lakukan. Pertama, saya harus menyalin tugas listening dan harus selesai hari ini. Kedua, saya harus ke mall tepatnya ke gramedia book store, saya mau beli buku UN untuk teman saya dan saya mau baca buku Ricis dan Reach Your Dream by Wirda Mansur dan Bego Life for college student. Sepertinya akan berjam jam di gramed. Ketiga, saya harus ngetik tugas pengantar pendidikan, nyapu dan belanja untuk orientasi dan itu nginap.

So many things that I must do.

Fighting...

Kamis, 24 November 2016.

Tuesday, November 22

Sunday, November 20

Saya masih teringat kenangan pahit yang tugas listening saya tak diterima. Saya masih teringat hari senin 3 Oktober yang saya terkapar tak berdaya dan berpikir kalau saya mungkin akan mati. Sejak saat itu saya stop makan ayam geprek. Bukan salah gepreknya yang level paling pedes itu sih, salahnya saya sendiri, terlalu sering makan makanan tidak sehat itu.

Sudah sebulan ternyata, saya diet pedas. Hampir semua yang saya makan, nggak ada pedas-pedasnya.

Minggu, 20 November 2016.

Saturday, November 19

Hari ini saya Ospek Prodi. Lumayan seru. Meski agak bosan sih. Saya datang ke kampus telat, 6.38. Dia yang jadi alasan saya ikut ini, malah dia yang nggak datang. Hikss. Dia di grup juga gak muncul. Kemana dia? Apa dia beneran sakit dan parah? Saya jadi khawatir.

Kegiatan dibuka oleh ketua panitia, kemudian ketua hima, dan kemudian pak dosen, beliau merupakan Sekretaris Jurusan di Fakultas saya. Seru banget. Kami main lempar bola, yang memegang bola harus mengucapkan satu kata dalam bahasa inggris. Dari tadi kami dibimbing oleh abang bulan. Ampun abang ini, gak ada senyum sekali, kaku banget. Aneh deh. Yang lainnya santai aja.

Habis itu sesi materi oleh abang senior, bosan. Setelah itu paling seru lagi sesi games bikin tenda. Ada abang senior budek yang ngeselin. Jelas jelas udah dikasih tau jawabannya. Eh dia nya yang gak denger dan bilang salah. Kerekkk saya dibuatnya.

Tadi kami regis 5k. Dan kami makan nasi + ikan goreng kecil 1 + tempe goreng dan sayur nangka. Enak banget walau sederhana. Mungkin ditambah rasa kebersamaan kali.

Saya juga sholat dhuha tadi. Alhamdulillah. Doa saya, semoga bulan november ini saya segera dapat pekerjaan dengan gaji yang lumayan. Jadi orangtua saya nggak perlu ngasih bulanan lagi. Dan saya mau belikan android samsung J7 untuk ibu saya. Dan, saya mau beli motor sendiri. Matic honda.

Hmm. Semoga saya segera dapat ya...
Saya tadi melihat seseorang. Luar biasa manis. Tapi sayang, seperti biasa IMPOSSIBLE. Saya terlalu ****** untuk jatuh cinta.

Sabtu, 19 November 2016.

Saya terbangun jam 1 dini hari hari ini. Pengen tidur lagi tapi nggak bisa. Buku kegiatan orientasi mahasiswa saya belum selesai. Hikss. Capeknya. Banyak sekali kerjaan yang harus dilakukan. Sabtu ini, 4 jam ke depan, saya harus pergi ke orrientasi maba di prodi. Mana acaranya sampe sore.

Rencana untuk hari ini, nyuci baju, kerjakan tugas mata kuliah listening, mata kuliah ppd dan juga pengantar pendidikan. Hmm. Semangat.

Sabtu, 19 November 2016

Thursday, November 17

*LOWONGAN VOLUNTEER DAN RELAWAN*

Berikut adalah institusi/ lembaga/ perusahaan/ yayasan *ternama* yang memiliki program/ aktivitas yang membutuhkan volunteer atau relawan:

1. *INDONESIA MENGAJAR*
https://indonesiamengajar.org/jadi-relawan/

2. *DOMPET DHUAFA*
http://volunteer.dompetdhuafa.org/index.php/volunteers/create

3. *EURO MANAGEMENT INDONESIA*
http://euromanagement.co.id/index.php/karier/lowongan-kerja/volunteer

4. *KITA BISA*
https://kitabisa.com/sumatravolunteer

5. *GREEN PEACE*
http://www.greenpeace.org/seasia/id/aksi-kamu/volunteer/tata-tertib-volunteer/

6. *TEACH FOR INDONESIA*
http://www.teachforindonesia.org/

7. *WWF*
http://www.wwf.or.id/cara_anda_membantu/volunteer/

8. *INDO RELAWAN*
http://indorelawan.org/

9. *YCAB FOUNDATION*
http://www.ycabfoundation.org/en/get-involved/volunteer/

10. *RUMAH IMPIAN*
http://www.thedreamhouse.org/2015/10/dibutuhkan-relawan/

11. *HUMANITY FIRST*
http://humanityfirst.id/volunteer/

Cc: mas Erpin Said yg akan berangkat ke NZ.

Sekarang. Hampir jam 10. Badan capek, ngantuk berat. Dan, tugas belooom selesai. Astaghfirullah. Dah berusaha nyicil masih aja gini gini amat ya. Ya Tuhan, kapan hamba bisa nyantai, duduk tenang, berpikir, menulis. Tiap hari pikiran ini tugas aja mulu. Orang tua sampe heran. Ketika nelpon dan ditanya saya sedang apa. Jawabannya tak lain tak bukan, kerjakan tugas. Hiksss 😭...

Abaikan, hanya curhat doang. Di sela sela letih dan penat.

Sekarang 8.46. Kamis yang sungguh membahagiakan karena mata kuliah PKn nggak ada bapaknya. Dosen paling aneh, yang ngasih nilai nggak berdasar absen, tugas dll, jadi nilai hanya bergantung pada keberuntunganmu-kata senior. Hmm. Saya berdoa, semoga bisa dapat A. Karena lumayan banget, bobotnya 3 sks.

Sekarang, saya di American Corner Library. Belajar untuk mempersiapkan MID WRITING pukul 1 siang nanti. Semangat!

Kamis, 17 November 2016.

Tuesday, November 15

Selasa ini sejuk. November sejuk dan bersahabat. Saya mencintainya. Saya suka hujan. Saya suka mendung.

Setelah Senin dia duduk di bangku sebelah saya. Hari ini kami berpapasan di jalan raya. Dia di depan saya. Saya menyadari ketika dia belok ke kiri dan saya lurus. Hmm. Tidak berdebar debar lagi. Namun tetap saja, saya bahagia sekali.

Selasa ini kuliah seperti biasa. Tak terasa sudah 2 bulan 10 hari. Selasa ini, Sentence Structure dengan pak dosen yang sekampung dengan saya, sangat lembut dan sabar serta bijaksana orangnya. Meskipun agak sedikit membosankan dan kadang ngantuk. Mata kuliah ke-2, Reading For General Communication and Vocabulary Building, dengan ibu dosen kesayangan saya juga. Alhamdulillah, tugas saya diberi notes GOOD JOB! Amazing. Semoga kedua mata kuliah ini saya bisa A. Amiin.

Selasa, 15 November 2016.

Sunday, November 13

Saya jujur sebagai anak yang tinggal jauh dari orangtua, anak yang tinggal numpang di rumah nenek dan lumayan jauh dari kampus menderita soal makanan. Kadang pusing mau makan apa. Masa iya, itu itu aja, kadang bosen.

Hari ini saya boros banget. Sarapan 2 ribu, makan siang 6 ribu, makan malan 16 ribu. Padahal saya hanya mampu 7 ribu saja setiap hari. Tapi bingung 7 ribu mau beli apa. Padahal banyak sekali barang yang harus di beli. Hiks. Saya harus kerja. Harus menghasilkan uang. Hmm. Ya Allah berilah jalan pada hamba.

Minggu, 13 November 2016.

Tadi pagi saya tes quran di masjid. Hmm. Ada yang nikahan rupanya. Dan pagi tadi itu mereka ijab qabul. Sumpah baper. Kapan ya saya seperti itu? Semoga saja saya bisa merasakannya sekali seumur hidup, dengan seorang lelaki sholeh nan cerdas dan tampan ala ala Aiman Hakim Ridza ataupun Fattah Amin, Johnny Depp juga bolehh. Hehe.

Saya utang 1 transcript lagi tugas listening. Harus semangat. Jangan tidur awal. Saya menyesal sekali kalau tidur awal padahal bisa menyelesaikan banyak tugas itu waktu, huh. Jadinya kan kaya gini ni. Keteteran mulu saat besoknya detline. YaAllah. Udah 2 bulan kuliah. Nggak ada perubahan. Gini gini aja. Masih susah ngatur waktu. Hikssss.

Minggu, 13 November 2016.

Minggu yang sibuk. Pagi pagi saya tes baca Quran. Pulang ke rumah jam 11 siang dan tidur siang. Alhamdulillah nikmat banget tidur siang. Habis tidur siang, saya sholat, kemudian pergi lagi untuk pendikar di masjid muhtadin. Hmm. Kasian temen saya, helmny dicuri. Dasar keterlaluan, di masjid baahh. YaAllah.

Sekarang. Hampir jam 5, udah 20 menitan lebih dan nasi saya belum masak masak. Mana laper lagi tu.

Minggu, 13 November 2016.

Saturday, November 12

Friday, November 11

Sekarang Jumat. Entah kenapa saya merasa bahagia. Alhamdulillah. Hari ini saya nyuci pakaian dan nyuci piring. Pulang mungkin jam 5. Hmm. Capek. Seharian di kampus. Tapi tetap semangat.

Saya semalam mimpi buruk dan mengerikan. Mungkin gara gara saya kecapekan buat video speaking. Hmm. Lupakan.

Rencana buat hari ini, saya akan kerjakan summary listening 1 di jam 10.30-11.30. Baca wattpad kesukaan saya. Kemudian kuliah lagi jam 1, pulang jam 3. Jam 3 nya scalds sama danpok. What a busy day.

Jumat, 11 November 2016.

Thursday, November 10

I love rain. Really really love it. Now 6.14 am and its rainy outside. Rain in the morning makes me feel grate and good.

In this time, I just wanna pray, yaAllah, I hope I can die in Husnul Khatimah condition and make me as a heaven inhabitant. Aammin.

I hope too, I can make my parents proud, happy and have a great prosperity. I hope I can finish my bachelor degree study less or within 4 years with great GPA Cumlaude. I hope I can reach my dream to study abroad and travel all over the world. I hope I can marry with sholeh, kind, smart person and have 4 sholeh-sholehah children. Aamiin.

Thursday, November 10, 2016.

Tuesday, November 8

Sekarang. Saya merasa sedang down. Banyak sekali kejadian yang tak mengenakkan dimulai sejak senin. Hmm. Astaghfirullah. Sekarang. Saya ngantuk dan capek banget. Kuliah seharian. Tugas menumpuk dan banyak. Hiks.

Tadi. Saya ngerjakan tugas tidak dengan standar saya. Kacau banget. Saya takut sekali kalau dikumpul hari ini, eh rupanya ibu dosen ndak datang. Alhamdulillah. Masih ada kesempatan untuk repair.

Sekarang selasa. Rabu besok tugas Perkembangan Peserta Didik, Kamisnya Writing. Jumat, Video Speaking. Sabtu, kerjakan Listening. Minggu, sama. Gak ada waktu sekali buat nyantai. Jadi rindu masa SMA.

Selasa, 8 November 2016.

Sekarang. Saya merasa sedang down. Banyak sekali kejadian yang tak mengenakkan dimulai sejak senin. Hmm. Astaghfirullah. Sekarang. Saya ngantuk dan capek banget. Kuliah seharian. Tugas menumpuk dan banyak. Hiks.

Tadi. Saya ngerjakan tugas tidak dengan standar saya. Kacau banget. Saya takut sekali kalau dikumpul hari ini, eh rupanya ibu dosen ndak datang. Alhamdulillah. Masih ada kesempatan untuk repair.

Sekarang selasa. Rabu besok tugas Perkembangan Peserta Didik, Kamisnya Writing. Jumat, Video Speaking. Sabtu, kerjakan Listening. Minggu, sama. Gak ada waktu sekali buat nyantai. Jadi rindu masa SMA.

Selasa, 8 November 2016.

Monday, November 7

Hari ini MID listening. Dia. Pak Dosen saya. Yang saya benci sekali pada awalnya, karena tak menerima tugas saya, padahal saya sakit. Sakit hati saya. Namun sejujurnya, saya sangat sayang dan kagum padanya. Dia memberikan tugas yang luar biasa banyak dan tapi saya suka tugas luar biasa itu. Tugas itu sangat membantu saya meningkatkan kemampuan listening saya.

Dan hari ini, dia memberi tes ujian tengah semester. Amazingly, 100 soal dalam 40 menit. NO REPEAT. So fast test, bahkan gak ngasih waktu untuk mikir. Audio berjalan terus tanpa berhenti. Super banget. Alhamdulillah tes pertama ini, hasil saya not too bad. But I must improve it.

Senin, 7 November 2016.

Sunday, November 6

Astaghfirullah. Luar biasa banget. Saya lalai sekali. Kebiasaan lupa saya kambuh. Saya lupa kalau saya ada nyedot air. Dan saya lupa kalau saya belum masukin motor. Keterlaluan. Bangun bangun saya terkejut karena mendengar suara mesin air. WTH. Gilak banget. Berapa tagihan yang harus saya bayar bulan ini? Astaghfirullah.

Saya tidur awal tadi malam, jam 10. Dan saya memang ingin bangun kebiasaan sholat tahajud jadi saya setel alarm jam 3.30. Iya saya terbangun. Alhamdulillah. Tapi, ngantuk banget. Jadi pilihan yang berat, tidur lagi atau belajar setelah tahajud dan subuh ini. Hmm.

Sayang air saya. Saya paling pantang, penyia-nyiaan air. Hukuman untuk saya, saya harus berhemat air mulai dari hari ini.

Minggu, 6 November 2016.

Saturday, November 5

Friday, November 4

Belakangan ini saya suka banget nonton OK-JEK soalnya, lucu banget. Menghiburnya berkelas gak pake hinaan. Big applaus buat net.tv dan OK-JEK.

Saya betah banget nontonnya karena, ringan ya, nggak terlalu berat. Dan, saya suka sekali dengan mba asna, sarah, noku, liku, apalagi JOSH. OH MY Goodness, JOSH extremely handsome and kind. Dia bener bener tipe saya. Hope my future husband can be (like) him.

Jumat, 4 November 2016.

Wednesday, November 2

Sunday, October 30

Minggu pagi alhamdulillah saya sarapan yang bergizi. Semangkok soto seharga Rp.6000. Lumayan mahal, karena ada suwiran ayamnya mungkin. Seperti soto pada umumnya, cukup sehat ya, ada telur, sayur, bihun, itu aja sih. Hehe. Dan pasti kuah. Saya gak bisa makan, kalo gak ada kuah. Hmm.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Saya harus akui. Orang jahat itu masih punya tempat di hati saya. Bodohnya saya, bahkan semalam dia datang di mimpi saya.

Jujur saja, hati saya saat ini sedang tidak menyukai siapapun. Bahkan perawat tempo hari, itu hanya rasa hormat mungkin. Hati saya masih belum berpindah bahkan setelah beberapa tahun. Meski dia sudah begitu hebatnya menyakiti hati saya. Dan, saya tidak bisa begitu mudahnya menghilangkan perasaan saya padanya. Meski sudah beberapa tahun.

Terakhir kali saya melihatnya, di perpisahan sekolah, memeluk pacarnya dari belakang, dan saya yakin saya tidak salah lihat.

Mimpi semalam begitu indah, kami saling bertukaran gelas. Tak tau juga, apa itu karena saya yang merindukannya atau entahlah.

Saya ingin sekali menanyakan kabaarnya, dimana dia kuliah? Apa yang dia lakukan. Kota ini sangat besar, sehingga saya tidak pernah sekalipun bertemu dengannya setelah acara perpisahan itu.

Sungguh bodoh, mencintai seseorang yang bahkan dia tidak melihat ke kita. Doa saya, YaAllah, jadikan saya orang yang sukses dan masyhur, agar dia bisa melihat saya, dan tidak memandang rendah saya.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Semalam. Karena sudah kewajiban maba untuk ikut pendidikan karakter, saya akhirnya silaturahim ke siantan. Cukup jauh sekali, waktu tempuh dari rumah saya 1 jam. Bahkan untuk kesana melewati 2 tol. Luar biasa. Namun Alhamdulillah bersyukur, selamat di perjalanan tanpa suatu masalah apapun.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Friday, October 28

Jadi teringat kamis pagi kemarin. Saya lupa ngepos, padahal ini sangat penting dalam hidup saya. Mungkin kalo hal semalam terjadi, saya tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada saya.

Kamis pagi. Saya pergi ke kampus seperti biasa. Satu saat, di jalan sungai jawi. Bukan main terkejutnya saya, tiba tiba ada seorang bapak yang langsung menyeberang berlawan arah dengan arah yang seharusnya. Saya terkejut dan langsung banting stir seperti biasa. Berbahaya sekali sebenarnya. Demi menghindari bapak itu, saya bisa saja membahayakan pengemudi di sebelah kiri saya.

Saya hanya memejamkan mata waktu itu. Refleks saya pasrah, Ya Allah. Itu saja yang terucap dari bibir saya.

Biasanya saya pasti langsung koleps dan nabrak, seperti biasa. Tapi kemarin itu lain, saya merasa ada yang sepertinya menggerakan tangan saya. Sehingga saya sempat mengelak. Alhamdulillah. Saya selamat. Allah sangat menyayangi saya.

Entah kenapa saya merasa jalanan itu sangat sangat menakutkan. Entah sudah berapa kali saya accident. Doa saya, semoga jika saya tabrakan lagi, saya harap saya langsung mati saja dan semoga khusnul khatimah. Saya tak mau membuat orangtua saya susah jika amit amit tubuh saya terluka. Dan juga motor ayah saya, itu motor satu-satunya keluarga kami.

Terimakasih yaAllah. Engkau telah menyelamatkan hamba. Alhamdulillah.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Jumat ini saya kembali ke warung gado gado langganan saya. Saya perlu sekali nutri dari sayur sayuran. Maklum sebagai mahasiswa yang tinggal numpang di rumah keluarga, dan hanya tinggal berdua dengan adik, saya sibuk kuliah, nggak sempat masak. Hidup tanpa orangtua, membuat saya harus mandiri dan tetap jaga kesehatan.

Alhamdulillah gado-gado ini masih terjangkau harganya Rp.5000. Lengkap dengan sayur dan ketupat.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Hari ini 28 Oktober 2016. Hari peringatan sumpah pemuda. Pemuda merupakan penerus bangsa. Akan jadi apa bangsa ini ke depannya, dilihat dari apa yang dilakukan oleh pemudanya sekarang.

Puluhan tahun silam, jika para pemuda tidak bersatu, tentu bangsa ini mungkin masih dijajah oleh kompeni.

Semua berkat persatuan dan tentunya Ijin Allah. Maka dari itu, perbedaan adalah kewajaran dan sikapi dengan bijak. Jangan jadikan itu sebagai sumber konflik. Lupakan suku apa kita, jawakah, madurakah, dayakkah, kita semua satu, kita bangsa Indonesia.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Hujan gerimis tadi pagi menemaniku ketika berangkat ke kampus. Rasanya sangat membahagiakan karena sejuk dan dingin.

Semalam terlelap jam setengah 1 malam. Mengerjakan apa yang harus dikerjakan. Tugas tugas kuliah ini tak boleh ditunda. Esok ada kegiatan lain dan saya paling benci tergesa-gesa atau diburu waktu. Semua harus selesai 2 atau 3 hari lebih awal.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Thursday, October 27

Seharian ini. Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan satu buku kumpulan puisi.  Buku ini berjudul "Tidak ada New York hari ini" karya Aan Mansyur. Hmm. Nanti deh direview ya. Waduh banyak sekali utang review saya. InshaAllah kalo senggang saya lunasi.

Hari ini ke tempat nenek. Seharian ngerjakan tugas writing fgc dan speaking fgc too. Alhamdulillah. Hasilnya lebih baik dari yang lalu. Alhamdulillah. Besok saya kerja, jaga stan pameran. Hari ini harus nyicil kerja listening. Sabtu rencanya mw nyuci baju. Hmm. Saya harus selesai kamis ini. But... Susah sekali.

Kamis, 27 Oktober 2016.

Wednesday, October 26

Sedih sekali. Tiap hari kerjaan saya hanya ngerjakan tugas kuliah. Padahal saya sudah sekuat mungkin berusaha untuk tidak menunda-nunda. Tapi tetap saja ada tugas. Keterlaluan sekali. Hmm. Sekarang nampaknya saya tidak tidur (lagi). Hanya untuk menyelesaikan tugas ini. Tidak baik menyalahkan siapapun, saya yang salah. Kenapa saya menunda-nunda. Kenapa saya menunggu sempurna dahulu. Padahal tidak ada yang sempurna di dunia ini.

Listening menanti saya hari senin. Jumat Sabtu Minggu dipastikan saya sibuk dengan Sentence Structure. Apalagi saya ada kerjaaan untuk Kalbar Book Fair 2016. Semangat, semangat.
Rabu, 26 Oktober 2016.

Hari ini hari yang luar biasa. Rabu penuh inspirasi. Ini juga merupakan rekor saya, pulang malem. Hiks. Padahal saya males banget keluar kamar. Tapi karena saya dah terlanjur ambil undangan kegiatan bedah buku ini, saya merasa bersalah jika sampai tak datang.

Akhirnya saya datang. Dengan kondisi lumus. Belum mandi. Saya kira acaranya jam setengah 4 sore. Rupanya berpindah jadi jam 7 malam lewat setengah. Saya melihat jam dan penulis duduk di kursi itu pukul 19.40.

Tapi saya nggak nyesel. Bedah buku tadi luar biasa sekali. Sangat menginspirasi. Nilainya 5 dari 5 bintang ☆☆☆☆☆.

Bernard Batubara orangnya cerdas sekali, ngomongnya lancar banget dengan kosakata yang kaya. Penulis memang begitu ya. Dia ini putih dan halus kulitnya. Hehe. Abaikan yang ini.

Saya pernah denger namanya waktu SMA. Ada yang bilang dia orang sini, orang kalbar. Wah. Kata saya. Siapa tu tapi? Saya nggak kenal kenal amat. Akhirnya iseng searching di google. Ternyata dia penulis buku buku teenlit kayak Radio Galau FM bahkan sudah di filmkan dan masih banyak lagi.

Tak disangka. Saya mendapat kesempatan berharga untuk bertemu dengannya. Yah meskipun, jujur, saya belum pernah baca karyanya sih.

Abang Bernard Batubara sangat keren tadi. Yang saya ingat, untuk meningkatkan mutu tulisan, tingkatkan juga mutu bacaan.

Buku yang dibahas tadi merupakan buku terbarunya. Metafora Padma. Keren. Saya kira Padma itu apa. Rupanya padma itu simbol kesucian dan sejenis bunga. Pantesan di cover ada gambar bunga, tapi ya gitu, berdarah. Buku ini berat sekali. Karena membahas mengenai konflik identitas dan kekerasan antar suku ataupun agama yang memang marak sekali di negeri tercinta ini.

Oke sekian dulu, masih banyak sih yang mau disampein. Tapi tugas saya menanti saya. Segitu dulu, byeee.

Rabu, 26 Oktober 2016.

Sekarang. Sedang menghadiri Kalbar Book Fair 2016 sekarang. Amazing. Stan stannya banyak sekali yang jual buku. Harganya mulai dari Rp.5000, murah banget. Tapi sayang nggak boleh lihat isinya dulu.

Acara ini ngaret. Harusnya sekarang bedah buku "Metafora Padma" Bernard Batubara. Namun, malah baru Opening alias Pembukaan. Hmm. Bedah buku jadinya malam. Hiksss. Padahal rencananya habis maghrib mau langsung pulang.

Rabu, 26 Oktober 2016.

Tuesday, October 25

Monday, October 24

Tadi itu saya listening. Kelas saling share pendapat setelah 5 minggu, intensif buat summary atau transcript dari file listening  yang kita cari dan download. Alhamdulillah. Saya berani sekali tadi. Saya angkat tangan pertama. Tadi, saya mengungkapkan lah pendapat saya. Alhamdulillahnya lagi, saya lancar lancar aja waktu ngomong dengan pak dosennya. Alhamdulillah.

Kami membahas newest topic yakni announcement or procedure. Dan akhirnya meski sudah saya tebak, bapak pasti menyinggung "siapa yang sudah pernah naik pesawat?".

Wah, saya agak sedih. Di usia 18 ini sekalipun belum pernah naik pesawat. Saya harap tahun depan inshaAllah di usia ke 19, tahun kedua saya kuliah, saya akan langsung keliling Indonesia dan kelilimg Australia dalam rangka AIYEP. InshaAllah saya akan berusaha sangat keras. Thats my dream.

Senin, 24 Oktober 2016.

Saya barusan iseng. Nampaknya saya mau goodbye dengan blog ini. Ternyata ada seorang aktris ***** yang namanya sama dengan nama pena saya. Hmm. Sorry. Thanks for 300 viewers. Yang kemungkinan saya sendiri nampaknya yang liat. Ya biasalah. Kurang promosi.

Bye bloggg. Nantikan blog terbaru saya dengan nama pena yang baru pula. Goodbye. Thanks for 3 months together.

Senin, 24 Oktober 2016.

Dengan banyaknya kasus, yang beberapa orang Indonesia itu nggak bisa di kritik dan suka baper serta GR banget. Saya memutuskan, blog ini hanya akan berisi hal positif saja.

Setelah saya pikir matang matang. Demi kesehatan emosi saya, jika saya marah pada seseorang. Saya hanya akan menuliskannya di buku diary saya saja. Toh, nggak ada gunanya juga marahin orang di dumay, yang ada nanti kena tuntut lagi. Sudah banyak sekali kasusnya. Saya harus benar benar berhati-hati.

Senin, 24 Oktober 2016.

Hastag ini sangat menarik perhatian saya. Kota tercinta, kota sejuta memori sekarang sudah berusia 2 setengah abad kurang 5 tahun.

Bikin Pontianak Bangge. Menjadi tagar tahun ini. Bicara soal impian, saya ingin sekali meraih prestasi tingkat nasional dan internasional. Tentu kota ini juga akan bangga pada saya. Semoga ada jalannya, semoga saya bisa ikuti kontes atau kompetisi atau konferensi atau seminar tingkat internasional atau nasional, sehingga saya bisa mengenalkan kota ini. Aamiin.

Minggu, 23 Oktober 2016.

Jujur saja. Saya bukan (alias belum menjadi) orang kaya. Ayah saya bukan pejabat apalagi pebisnis. Kami hanya keluarga biasa dan sederhana. Tiap bulan saya hanya dikirim sejumlah uang, yang untuk makan aja udah nyekek leher, tau kan artinya? Sudah dihemat sehemat mungkin. Taulah kan kalo saya boros, dan kehabisan uang di akhir bulan, hidup saya pasti nelangsa. Sementara saya, gadis yang paling pantang berhutang dengan siapapun, termasuk orangtua.

So, Alhamdulillah. Hari ini saya belanja lauk hanya Rp.4000 saja. Udah dapat sayur + lauk. Biasanya saya habis Rp.7000 per hari malah kadang lebih. Saya beruntung, karena ditempat itu, nggak ada biaya parkir dan sayurnya bisa beli Rp. 2000 aja. Alhamdulillah banget. Soalnya akhir bulan saya berencana ingin beli buku, tiap bulan 1 judul buku.

Alhamdulillah for today's rizq.

Senin, 24 Oktober 2016.

Sunday, October 23

Hello readers. Sekarang sedang heboh-hebohnya kasus Kak Nanda Feriana. Saya sih netral, tidak membenarkan kak Nanda maupun ibu Dwi Fitri, dosennya. Cuma miris aja.

Menurut pandangan saya, semua orang berhak kok, mengeluarkan unek unek di media sosial. Tapi sedih juga, banyak sekali kasus yang terjadi, orang tersebut dituntut. Pencemaran nama baiklah, penghinaan lah. Apalah.

Hmm. Sudahlah sekarang saya cari aman saja. Saya hanya akan menuangkan atau share hal positif saja di blog tercinta ini. Segala emosi dan kemarahan saya, akan saya hapus dari blog ini. Cukuplah Allah dan diary saja yang tau.

Saya takut sekali menyinggung siapapun, nanti saya dipidanakan lagi. Manusia jaman sekarang ini terek. Nggak mau dikritik sama sekali. Hmm.

Minggu, 23 Oktober 2016.

Saturday, October 22

Friday, October 21

Ketika ibu kita berteriak kepada kita karena marah. Saya hanya bisa terdiam, hati saya sakit sekali.

Tugas kuliah saya begitu banyak. Apalagi saya tinggal di rumah ini hanya berdua dengan adik saya. Saya lelah dan capek sekali. Ibu saya tega teganya nggak mau ngertiin saya. Saya kecewa sekali padanya. Saya tidak mau menyalahkan siapapun. Ini salah saya yang terlalu sibuk kerjakan tugas.

Jumat, 20 Oktober 2016.

Tadi di jalanan waktu mau ke kampus, banyak sekali saya melihat warga memakai baju tradisional. Rupa rupanya ulang tahun kota. Wooow. Jadi ingat masa masa SMA. Sekolah kami selalu merayakannya. Dan saya paling benci jika hari itu tiba, saya nggak punya uang untuk sewa pakaian ataupun bermakeup ria. Saya lebih sering bolos saat hari itu. Saya malu sama teman teman saya, mereka tampil cantik cantik semua. Sedangkan saya, hmm.

Kok jadi mellow? Jumat ini saya mellow banget. Apalagi ibu saya pake acara teriak segala. Benci sekali, sakit sekali hati saya.

Jumat, 20 Oktober 2016.

Dunia serasa rontok. Jumat ini begitu kelabu. Semangat saya hancur berkeping keping. Ibu saya berteriak pada saya. Ini kelalaian saya yang tidak bisa menghandel waktu. Setiap hari waktu saya hanya habis kerja tugas yang tiada akhir. Hmm. Sedih.

Saya marah. Marah sekali. Tapi tak tau harus marah pada siapa. Marah pada diri sendiri? Saya lelah. Lelah sekali.

Jumat ini kelabu. Everything missed.

Jumat, 21 Oktober 2016.

Thursday, October 20

Ini yang terjadi pada hape saya. Xiaomi redmi 2 prime saya kemarin mendadak panas sekali dan baterai terkuras habis dalam waktu kurang dari 1 jam. Bukan main paniknya saya. But, Alhamdulillah. Ada solusinya loooh. Saya baca forum di internet, pake bahasa inggris sih forumnya. Rupanya saya kena bug mediaserver. Cepat cepat saya cek apakah benar yang dikatakan mereka itu? Kemudian muncul banyak sekali yang harus dilakukan, susah susah lagi tu.

Finally solusinya adalah ada file corrupt. File berextensi .mkv... File itu saya pindahkan ke otg disk. Karena filenya tentang film yg lumayan bagus. Jadi sayang kalo dihapus. Sekian. Solusinya work di xiaomi redmi 2 prime kesayangan saya yang saya beli 5 April 2016.

Kamis, 20 Oktober 2016.

Luar biasa pagi ini semua rencana yg saya canangkan failure. Bangun jam 3 failure, sahur failure, tahajud failure, kerjq tugas failure. Arrggh ini gara gara saya lembur sampai jam 12 semalam. Hmm.

Dan sekarang. Nasib saya bagus sekali. Turun dari rumah pukul 6.30 am. Padahal harusnya 6.10 am. Saya terlambat 20 menit. Then, motor saya buat hal. Mana bengkel tak de bukak lagi. Alhamdulillah, di putri dara nante, ada yang buka di jam 7 kurang ini. Alhamdulillah. Kalo tak. Saya pasti nelangsa saat ke kampus ne. Udahlah lambat sangat. Finally ada bengkel. Alhamdulillah.

Kamis, 20 Oktober 2016.

Wednesday, October 19

Saya mau belikan hape android yang bagus untuk ibu saya. Supaya dia bisa foto foto dan bisa internetan. Kasihan ibu saya di sana bosan hidupnya, gitu gitu aja. Sekalian mau beli karpet dan jemuran  pakaian serta rak piring. YaAllah. Banyaknya yang harus dibeli. Saya harus kerja. Harus kerja. Tapi kerja apa? Mana saya nggak ada bakat jualan. Saya udah coba jualan, tapi masih gagal sejauh ini. Biar jenis jualan tanpa modal ataupun ada modal. Saya masih gagal sejauh ini. Hmm.

YaAllah. Semoga di bulan november bisa dapat pekerjaan yang bagus. Aamiin.

Rabu, 19 Oktober 2016.

Gilak. Dah seharian ini saya kerjakan tugas. Masih aja numpuk. Baru selesai satu tugas, eh ada lagi tugas baru datang. Lembur lagi cuyyy. Ya Allah. Tapi entah kenapa saya semangat banget kuliah, banyak tugas gini bagus sekali sebenarnya. Membuat saya belajar, sekaligus belajar untuk manajemen waktu lebih baik dan stop kebiasaan malas-malasan.

Rabu, 19 Oktober 2016.

Hari ini saya berkunjung ke kostan teman saya. Seorang akhwat sholehah. Sungguh bahagia. Saya dan dia sangat cocok, apapun yang kami bincangkan selalu nyambung. Apalagi kami sama sama pencinta drama malaysia, fans berat Aiman Hakim Ridza, dan sama sama berusaha menjadi akhwat yg sholehah. Thanks to Allah give me such this kind friend. I really adore her. She is so kind and we are "klop" each other. Like my sister and family.

Kami cerita banyak hal. Sepanjang 5 jam itu. Makan, sholat zuhur dan ashar, nonton drama malaysia, ke kantor comdev dan ngerjakan tugas bareng. Saya merasa bahagia sekali.

Kami juga bercerita tentang seseorang yang disukai. Dia menyukai mahasiswa calon fk. Amazingnya yaitu pernah ada seorang nenek yang mengatakan kalau nanti suami dia adalah dokter. Yah, meskipun nenek itu sedikit miring sih. Tapi bagi saya ini jelas pertanda. Saya mendoakan yang terbaek untuknya. Lelaki itu seseorang yang shaleh dan bagus agamanya. Saya doakan dia bisa mendapat imam yang seperti dia.

Dan saya juga mendoakan diri saya sendiri, semoga bisa juga dapat jodoh tanpa pacaran, seorang jodoh yang shaleh, cerdas, dan baik. Aamiin. Alhamdulillah yaAllah, bahagianya punya sahabat yang begitu cocok dengan kita.

Selasa, 19 Oktober 2016.

Tuesday, October 18

Sekarang. Tiada lain. Tugas lagi. Tugas lagi. Kapankah terbebas dari tugas tugas ini? Ya Allah. Hmm. Padahal pengen nyantai, baca buku kesukaan, nge-blogging sepuasnya. Saya udah nyelesain refrain berminggu-minggu yang lalu, mau direview. Malah nggak sempat. Saya sayang waktu. Lebih baik waktunya kerjakan tugas. Meskipun tugas tiada habisnya dan akan selalu ada terus. Pingin ke SEKADAU, pingin ngunjungi ortu disana. Sejauh ini kota yang pernah saya kunjungi baru Singkawang. Sedihnyaaa. Doa saya semoga saya bisa jadi mahasiswi berprestasi, bisa ngetrip keliling Indonesia dan keliling Dunia. Aamiin.

Saya harus semangat belajar, dan berlatih. Saya juga harus meningkatkan kepercayaan diri saya. Wong sama sama makan nasi kok, kenapa saya harus minder dan gak PD. Semangat Jasmine. You can do it, darling!

Selasa, 18 Oktober 2016.

Monday, October 17

Entah sudah berapa banyak kegagalan yang terjadi pada saya. Kali ini lebih parah dan memalukan. Saya gagal di depan banyak orang. Sungguh malu banget. Tapi gak apalah, there is nobody perfect. A failure its okay. But, I will be better. I promise.

Saya seharusnya gak usah malu lagi. Saya kan sudah terlalu sering gagal. Entah bagaimana caranya memutus urat malu ini. Rasa malu sungguh menyiksa. Maju ke depan nggak berani karena malu. Kadang saya bingung juga sama diri saya sendiri. Kenapa malu? Yg didepan kamu kan teman kamu, sama sama makan nasi kan. Santai aja kali. Keep calm dan harus banyak latihan. Semangat.

Gak sempat baaca buku atau novel, gak sempat menulis novel lagi, gak sempat nyuci. Tugas sungguh sangat menyita waktu. Tugas ohhh tugas.

Senin, 17 Oktober 2016.

Sunday, October 16

Minggu pagi yg cerah ini dirusak oleh adik saya. Padahal baru aja saya kasihan denganya semalam. Memanglah. Ini masalah dia sebenarnya, dia itu malas, jorok dan juga boros.

Dia minjam uang saya. Minjam lagi. Dah jadi kebiasaan yang kalau dia tu, selalu kehabisan uang bulanan sebelum waktunya. Serbasalah saya. Kasihan ia jugak, mau sih minjemin. Tapi di sisi lain, uang saya juga ngepas dan saya gak suka dia berhutang hutang seperti itu. Hmm.

Minggu, 16 Oktober 2016.

Saturday, October 15

Aku sekarang entah kenapa, sayang banget dengan adik adikku. Dengan ayah ibuku. Adikku yang tinggal bersamaku, adik yang nomor 2. Memang nelangsa orang yg tinggal jauh dari orangtua. Dalam hal makan dan kebersihan terutama. Seharusnya aku sebagai kakak bisa menggantikan posisi ibu bagi adikku.

Hmm.

Sabtu, 15 Oktober 2016.

Friday, October 14

Astaghfirullah. Saya tersadar. Betapa ****h*** saya. Saya terlalu mengejar dunia. Saya bercita cita tinggi sekali dan saya merasa itu impossible. Bagaimana bisa si mis*** seperti saya kuliah S2 dan S3 ke LN. Keliling Indonesia dan Dunia. Menghajikan ortu. Semuanya terdengar sangat indah. Hingga saya baru menyadari. Itu sangat sulit diwujudkan, namun bukan berarti tidak mungkin.

Kehidupan dunia hanya sementara. Saya ingin mensederhanakan semua impian saya itu, yang lebih tepatnya mungkin hanya angan belaka. Padahal Allah tidak suka umatnya yang panjang angan.
Saya ingin menyederhanakannya, saya harap dalam hidup saya, saya bisa berbakti kepada kedua orangtua saya. Saya harap saya bisa memberi mereka kehidupan yang layak, jikalau ayah saya tidak mampu bekerja lagi.

YaAllah Ya Tuhanku. Engkau sangat sayang padaku. Engkau kabulkan semua doaku yang padahal menurutku, sangat tidak mungkin terjadi. Tapi lihat, sungguh Maha Besar Engkau. Alhamdulillah, terimakasih ya Allah.

Sekarang. Saya lapar sekali. Seharian ini nyicil tugas dan bersih bersih rumah, nyuci piring dan nyuci pakaian. No day without assignment, always there are so many assignment. Keep strong Jasmine, You Can. Certainly You Can!

Hari ini Jumat. Kuliah sampai jam 10 pagi seperti biasa. Nggak sarapan. Dan saya masih kurang PD untuk maju ke depan kelas, untuk presentasi music video.

Jumat, 14 Oktober 2016.

Sekarang 1:48 a.m. Saya bersyukur sekali. Alhamdulillah bisa bangun awal, sehingga sampai pukul 6, saya punya waktu 5 jam untuk belajar, sholat, dan ngerjakan tugas.

Hari ini capek. Nemankan sepupu membeli hape baru. Kasian dia, hapenya rusak. Capek sekali. Sampai rumah jam 7. Langsung mandi, makan, dan naik ke kamar, tidur jam setengah 9.

Saya tidur dengan perasaan tidak tenang, cucian piring saya numpuk dan udah ditaruh di luar rumah (nyuci piring di luar rumah-red). Tadi saya terbangun karena ingat cucian, takut hilang. Soalnya pernah ada kejadian, piring piring kotor itu pernah dicuri.

Dan saya komitmen tidur sebentar dan akan bangun jam 11, untuk mencuci. Eh. Bukannya jam 11, tapi molor sampe jam setengah 2 dini hari.

Tapi alhamdulillah dengan terbangun saya punya banyak waktu, hari ini juga ada kelas speaking. Saya ingin memotivasi diri saya sendiri, agar lebih percaya diri dan berfikir positif. Saya bisa. Saya bisa. Saya pasti bisa.

Jumat, 14 Oktober 2016.

Wednesday, October 12

When I look at the mirror. I always saw someone gorgeous there. I always feel grateful for whatever I have. Allah is very love me. Although in this mirror there is not a white skinned girl standing there. Just an exotic skinned girl, with flat nose and eye glasses. I don't know why. I always feel beautiul girl standing there.

Me now and the old me was really different. I grow great now. Have a enough confidence to talk infront of anyone while sometime feel so shy. But better than the old me. Also trying to smile to everyone to every situation every day. Totally difererent with the old me, who just want to pass the "bad day" in everyday. The old me always think about future, because this present was so hurtful and suffering. Now, everything changed better and better. Thanks to Allah, who always make my dreams come true. I can't believe what happen now, if I remember my past memories. So hurtful. Thanks to Allah. Alhamdulillah.

Wednesday, October 12, 2016.

Really sorry for yesterday. I was too tired to think or wrote anything. Actually I forgot that. Yesterday was just usual day like before. But little bit makes me happy, because I was visited my grandma. Omg, her condition was bad, and my aunt can't stop herself say bad thing about my grandma. I just can pretend to laugh and agree with her statement. Hahaha. It is what my mom feel when she treated this such bad grandma. So, it is your turn. I congratulate you, haha. Maybe this grandma can make you driven out from your own home, same like what was happen to me and my family.

Wednesday, October 12, 2016.

Monday, October 10

Tentu beda bangsa beda selera yaa. Si Bule sih lumayan ganteng lah ya, mirip Miller Khan. Hihihi. Type saya sih, tinggi, bule, mancung, sexyyy, type semua orang kali ni yaaa.

Btw Balqish suaranya manis banget. Udah balqish, jangan ditolak, kalo saya sih gak akan nolak. Hehe. Ganteng looh, eehhh.

Senin, 10 Oktober 2016.

Alhamdulillah, meskipun Eylul cobaanya berat, ada juga cowok yang bisa melindunginya alias Serkan. Tenang Eylul, pangeran berkuda putih Serkan akan menolongmu, engkau bersabarlah.

Jujur, saya suka sekali serial ini. Padet ceritanya, lucu banget adegan yang jadi judul. Si siapa itu saya ngga hapal namanya, bisa bisanya bilang "Serkan sepertinya kau sangat depresi". Hahaha, lucu banget. Muka Serkan galau banget, gadis yang dicintainya harus mendapat cobaan hidup seberat itu. Eylul, Songul, sangat menginspirasi. Saya suka dua gadis ini, tapi lebih ke Songul sihh, dia gadis yang penuh semangat.

Senin, 10 Oktober 2016.

Saya sudah mau ke kamar saya, mau tidur dan istirahat. Tapi serial ini benar benar menarik perhatian saya.

Serial ini juga membuat saya merasa lebih bersyukur.
Kasihan banget Eylul, bisa bisanya bapak sendiri walau bapak tiri, menodai anaknya. Saya miris sekali. Emaknya juga buta. Kok bisa bisanya emaknya begitu sama anaknya. Tega-teganya belain suami bejat macam itu. Miris.

Serkan sama toprak, meskipun bukan selera saya, suka banget suara dubbernya, hehe.

Senin, 10 Oktober 2016.

Saturday, October 8

Friday, October 7

Wednesday, October 5

Dah lama nggak nonton film alias drama turki. Terakhir yang saya tonton yaitu fatmagul, tapi taulah antepeh yang kejam itu. Saya nggak pernah menyelesaikan drama drama turki yang keren dan indah itu. Padahal saya cukup suka dengan serial cansu hazal, elif. Apalah daya tivi negeri ini hanya mementingkan ratting semata.

Btw, saya tersentuh dengan serial bunga yang terluka ini. Kasihan cemre, eylul dan yang lainnya yang saya belum begitu hapal namanya. Recommended deh serial ini.

Adegan tadi cukup menyedihkan. Tega banget temannya Cemre tadi. Padahal Cemre nggak punya uang, sayang dengan kalungnya yang berharga. Uang tak akan sebanding dengan memori serta arti dalam kalung tersebut.

Rabu, 5 Oktober 2016.

Saya hidup dengan tetangga sebelah yang luar biasa kasarnya dan luar biasa jahat. Waktu nenek saya kritis, bukan main dia ngomong, "biarkan aja nenek tua itu mati". Astaghfirullah jahat banget.

Tadi ada kecelakaan dan dia justru menyalahkan pohon yang ada di depan rumah saya. Sungguh mengerikan.

Rabu, 5 Oktober 2016.

Tuesday, October 4

Monday, October 3

Sunday, October 2