Wednesday, August 10

Review Film #1 : Crazy Little Thing Called Love or First Love


Judul: Crazy Little Thing Called Love atau First Love
Artist: Baifern Pimchanok, Mario Maurer
Negara: Thailand
Tahun: 2010
Nilai: 10/10
              
Hello readers. Assalamualaikum. This is jasmine talking eh writing again. Hari ini saya mau review film ajah. Bingung mau isi blog ini dengan apa. Saya lagi nggak ada ide. Tapi, ide untuk mereview film yang rekomendid untuk ditonton, bukan ide buruk. Semalam saya sukses baper banget gara-gara film ini. Kenapa? Check it out.
Kisah ini tentang Nam dan Shone. Nam seorang gadis jelek yang suka dengan senior alias kakak kelasnya. Kemudian dia melakukan segala perbaikan pada dirinya agar menjadi cantik. Bisa dibilang kisah kami hampir mirip, namun ya, saya tidak seberani dan secantik dirinya. Beda dengan Nam ya, saya masih nggak cantik. Masih item, masih kacamataan. Kalo Nam dulu item dan kacamataan, makin hari dia makin cantik dan berubah. Dia menjadi lebih putih dan normal, tidak kacamataan lagi. Dia seperti itu agar bisa menarik perhatian Shone. Dia berhasil menarik perhatiannya, tapi tidak berjalan mulus.
Btw saya udah nonton film ini berkali-kali, namun tetap aja nangis dan ketawa padahal sudah tau ceritanya. YaAmpun. Btw lagi, ini satu-satunya film yang buat saya nonton berkali-kali. Di laptop saya bahkan masih banyak film yang belum saya tonton.
Seperti Nam, saya juga pernah menyukai kakak kelas dan juga teman sekelas saya. Saya berusaha berubah, belajar lebih giat supaya pinter, maskeran biar putih, bahkan pake parfum biar harum biar dia senang berada di dekat kita. Tapi nggak berhasil, dia tetap tidak menyukai saya. Tidak dengan Nam, pria yang ia sukai, Shone. Juga menyukainya. Bagai mimpi, mana si Shone itu ganteng banget.
Adegan-adegan di film ini sukses buat saya ketawa cekikikan malem-malem, nangis bombay, senyam senyum sendiri. Kali ini yang sukses buat nangis. Nam akhirnya lebih dulu menyatakan perasaannya kepada kak Shone. Adegannya di kolam renang. Karene ya Shone ini agak budek mungkin dan nggak peka. Entah udah berapa kali Nam itu memberi kode. Shone juga kayak pengecut, suka dengan Nam tapi tidak memberitahu Nam. Karena dia ada janji dengan sahabat baiknya. Dia lebih mementingkan persahabatan dibanding cinta.
Saat itu dalam menyatakan perasaanya. Nam memberi sebuah bunga melati putih dan kartu ucapan pada Shone. Tau nggak? Rupanya si Shone malah udah jadian dengan yang lain. Nam terkejut dan down. Dia tertawa sambil menangis. Pura pura senang dan bahagia menyelamati Shone yang baru jadian. Saking sedihnya dia berjalan dan kemudian jatuh ke kolam. Shone berusaha membantunya, tapi kita sebagai cewek ya jaga gengsi lah ya. Nam menolak bantuan Shone. Ini sukses banget buat saya nangis.
Nyesek banget. Mereka saling menyukai, tapi keduanya tidak tahu. Nam mengira Shone tidak menyukainya karena tidak kunjung menyatakannya bahkan tidak menanyai nomor hape Nam. Shone sendiri, nggak bisa suka dengan Nam karena waktu itu Nam pacaran dengan sahabat baiknya.
Untung aja happy ending readers, kalo enggak saya bakar itu laptop saya. Eh, sayang deng. Untuk tahu endingnya, nonton deh filmnya. Atau kalo udah nonton, jangan lupa comment. Film ini di jamin nggak bakalan buat kalian kecewa, karena bener-bener film yang rekomendid. Dan, saya suka sekali dengan film romance ya. Bagi saya, cinta dan manusia tidak dapat terpisah. Topik cinta, nggak ada matinya. Selamat menonton!


No comments:

Post a Comment