Sunday, October 30

Minggu pagi alhamdulillah saya sarapan yang bergizi. Semangkok soto seharga Rp.6000. Lumayan mahal, karena ada suwiran ayamnya mungkin. Seperti soto pada umumnya, cukup sehat ya, ada telur, sayur, bihun, itu aja sih. Hehe. Dan pasti kuah. Saya gak bisa makan, kalo gak ada kuah. Hmm.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Saya harus akui. Orang jahat itu masih punya tempat di hati saya. Bodohnya saya, bahkan semalam dia datang di mimpi saya.

Jujur saja, hati saya saat ini sedang tidak menyukai siapapun. Bahkan perawat tempo hari, itu hanya rasa hormat mungkin. Hati saya masih belum berpindah bahkan setelah beberapa tahun. Meski dia sudah begitu hebatnya menyakiti hati saya. Dan, saya tidak bisa begitu mudahnya menghilangkan perasaan saya padanya. Meski sudah beberapa tahun.

Terakhir kali saya melihatnya, di perpisahan sekolah, memeluk pacarnya dari belakang, dan saya yakin saya tidak salah lihat.

Mimpi semalam begitu indah, kami saling bertukaran gelas. Tak tau juga, apa itu karena saya yang merindukannya atau entahlah.

Saya ingin sekali menanyakan kabaarnya, dimana dia kuliah? Apa yang dia lakukan. Kota ini sangat besar, sehingga saya tidak pernah sekalipun bertemu dengannya setelah acara perpisahan itu.

Sungguh bodoh, mencintai seseorang yang bahkan dia tidak melihat ke kita. Doa saya, YaAllah, jadikan saya orang yang sukses dan masyhur, agar dia bisa melihat saya, dan tidak memandang rendah saya.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Semalam. Karena sudah kewajiban maba untuk ikut pendidikan karakter, saya akhirnya silaturahim ke siantan. Cukup jauh sekali, waktu tempuh dari rumah saya 1 jam. Bahkan untuk kesana melewati 2 tol. Luar biasa. Namun Alhamdulillah bersyukur, selamat di perjalanan tanpa suatu masalah apapun.

Minggu, 30 Oktober 2016.

Friday, October 28

Jadi teringat kamis pagi kemarin. Saya lupa ngepos, padahal ini sangat penting dalam hidup saya. Mungkin kalo hal semalam terjadi, saya tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada saya.

Kamis pagi. Saya pergi ke kampus seperti biasa. Satu saat, di jalan sungai jawi. Bukan main terkejutnya saya, tiba tiba ada seorang bapak yang langsung menyeberang berlawan arah dengan arah yang seharusnya. Saya terkejut dan langsung banting stir seperti biasa. Berbahaya sekali sebenarnya. Demi menghindari bapak itu, saya bisa saja membahayakan pengemudi di sebelah kiri saya.

Saya hanya memejamkan mata waktu itu. Refleks saya pasrah, Ya Allah. Itu saja yang terucap dari bibir saya.

Biasanya saya pasti langsung koleps dan nabrak, seperti biasa. Tapi kemarin itu lain, saya merasa ada yang sepertinya menggerakan tangan saya. Sehingga saya sempat mengelak. Alhamdulillah. Saya selamat. Allah sangat menyayangi saya.

Entah kenapa saya merasa jalanan itu sangat sangat menakutkan. Entah sudah berapa kali saya accident. Doa saya, semoga jika saya tabrakan lagi, saya harap saya langsung mati saja dan semoga khusnul khatimah. Saya tak mau membuat orangtua saya susah jika amit amit tubuh saya terluka. Dan juga motor ayah saya, itu motor satu-satunya keluarga kami.

Terimakasih yaAllah. Engkau telah menyelamatkan hamba. Alhamdulillah.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Jumat ini saya kembali ke warung gado gado langganan saya. Saya perlu sekali nutri dari sayur sayuran. Maklum sebagai mahasiswa yang tinggal numpang di rumah keluarga, dan hanya tinggal berdua dengan adik, saya sibuk kuliah, nggak sempat masak. Hidup tanpa orangtua, membuat saya harus mandiri dan tetap jaga kesehatan.

Alhamdulillah gado-gado ini masih terjangkau harganya Rp.5000. Lengkap dengan sayur dan ketupat.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Hari ini 28 Oktober 2016. Hari peringatan sumpah pemuda. Pemuda merupakan penerus bangsa. Akan jadi apa bangsa ini ke depannya, dilihat dari apa yang dilakukan oleh pemudanya sekarang.

Puluhan tahun silam, jika para pemuda tidak bersatu, tentu bangsa ini mungkin masih dijajah oleh kompeni.

Semua berkat persatuan dan tentunya Ijin Allah. Maka dari itu, perbedaan adalah kewajaran dan sikapi dengan bijak. Jangan jadikan itu sebagai sumber konflik. Lupakan suku apa kita, jawakah, madurakah, dayakkah, kita semua satu, kita bangsa Indonesia.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Hujan gerimis tadi pagi menemaniku ketika berangkat ke kampus. Rasanya sangat membahagiakan karena sejuk dan dingin.

Semalam terlelap jam setengah 1 malam. Mengerjakan apa yang harus dikerjakan. Tugas tugas kuliah ini tak boleh ditunda. Esok ada kegiatan lain dan saya paling benci tergesa-gesa atau diburu waktu. Semua harus selesai 2 atau 3 hari lebih awal.

Jumat, 28 Oktober 2016.

Thursday, October 27

Seharian ini. Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan satu buku kumpulan puisi.  Buku ini berjudul "Tidak ada New York hari ini" karya Aan Mansyur. Hmm. Nanti deh direview ya. Waduh banyak sekali utang review saya. InshaAllah kalo senggang saya lunasi.

Hari ini ke tempat nenek. Seharian ngerjakan tugas writing fgc dan speaking fgc too. Alhamdulillah. Hasilnya lebih baik dari yang lalu. Alhamdulillah. Besok saya kerja, jaga stan pameran. Hari ini harus nyicil kerja listening. Sabtu rencanya mw nyuci baju. Hmm. Saya harus selesai kamis ini. But... Susah sekali.

Kamis, 27 Oktober 2016.

Wednesday, October 26

Sedih sekali. Tiap hari kerjaan saya hanya ngerjakan tugas kuliah. Padahal saya sudah sekuat mungkin berusaha untuk tidak menunda-nunda. Tapi tetap saja ada tugas. Keterlaluan sekali. Hmm. Sekarang nampaknya saya tidak tidur (lagi). Hanya untuk menyelesaikan tugas ini. Tidak baik menyalahkan siapapun, saya yang salah. Kenapa saya menunda-nunda. Kenapa saya menunggu sempurna dahulu. Padahal tidak ada yang sempurna di dunia ini.

Listening menanti saya hari senin. Jumat Sabtu Minggu dipastikan saya sibuk dengan Sentence Structure. Apalagi saya ada kerjaaan untuk Kalbar Book Fair 2016. Semangat, semangat.
Rabu, 26 Oktober 2016.

Hari ini hari yang luar biasa. Rabu penuh inspirasi. Ini juga merupakan rekor saya, pulang malem. Hiks. Padahal saya males banget keluar kamar. Tapi karena saya dah terlanjur ambil undangan kegiatan bedah buku ini, saya merasa bersalah jika sampai tak datang.

Akhirnya saya datang. Dengan kondisi lumus. Belum mandi. Saya kira acaranya jam setengah 4 sore. Rupanya berpindah jadi jam 7 malam lewat setengah. Saya melihat jam dan penulis duduk di kursi itu pukul 19.40.

Tapi saya nggak nyesel. Bedah buku tadi luar biasa sekali. Sangat menginspirasi. Nilainya 5 dari 5 bintang ☆☆☆☆☆.

Bernard Batubara orangnya cerdas sekali, ngomongnya lancar banget dengan kosakata yang kaya. Penulis memang begitu ya. Dia ini putih dan halus kulitnya. Hehe. Abaikan yang ini.

Saya pernah denger namanya waktu SMA. Ada yang bilang dia orang sini, orang kalbar. Wah. Kata saya. Siapa tu tapi? Saya nggak kenal kenal amat. Akhirnya iseng searching di google. Ternyata dia penulis buku buku teenlit kayak Radio Galau FM bahkan sudah di filmkan dan masih banyak lagi.

Tak disangka. Saya mendapat kesempatan berharga untuk bertemu dengannya. Yah meskipun, jujur, saya belum pernah baca karyanya sih.

Abang Bernard Batubara sangat keren tadi. Yang saya ingat, untuk meningkatkan mutu tulisan, tingkatkan juga mutu bacaan.

Buku yang dibahas tadi merupakan buku terbarunya. Metafora Padma. Keren. Saya kira Padma itu apa. Rupanya padma itu simbol kesucian dan sejenis bunga. Pantesan di cover ada gambar bunga, tapi ya gitu, berdarah. Buku ini berat sekali. Karena membahas mengenai konflik identitas dan kekerasan antar suku ataupun agama yang memang marak sekali di negeri tercinta ini.

Oke sekian dulu, masih banyak sih yang mau disampein. Tapi tugas saya menanti saya. Segitu dulu, byeee.

Rabu, 26 Oktober 2016.

Sekarang. Sedang menghadiri Kalbar Book Fair 2016 sekarang. Amazing. Stan stannya banyak sekali yang jual buku. Harganya mulai dari Rp.5000, murah banget. Tapi sayang nggak boleh lihat isinya dulu.

Acara ini ngaret. Harusnya sekarang bedah buku "Metafora Padma" Bernard Batubara. Namun, malah baru Opening alias Pembukaan. Hmm. Bedah buku jadinya malam. Hiksss. Padahal rencananya habis maghrib mau langsung pulang.

Rabu, 26 Oktober 2016.

Tuesday, October 25

Monday, October 24

Tadi itu saya listening. Kelas saling share pendapat setelah 5 minggu, intensif buat summary atau transcript dari file listening  yang kita cari dan download. Alhamdulillah. Saya berani sekali tadi. Saya angkat tangan pertama. Tadi, saya mengungkapkan lah pendapat saya. Alhamdulillahnya lagi, saya lancar lancar aja waktu ngomong dengan pak dosennya. Alhamdulillah.

Kami membahas newest topic yakni announcement or procedure. Dan akhirnya meski sudah saya tebak, bapak pasti menyinggung "siapa yang sudah pernah naik pesawat?".

Wah, saya agak sedih. Di usia 18 ini sekalipun belum pernah naik pesawat. Saya harap tahun depan inshaAllah di usia ke 19, tahun kedua saya kuliah, saya akan langsung keliling Indonesia dan kelilimg Australia dalam rangka AIYEP. InshaAllah saya akan berusaha sangat keras. Thats my dream.

Senin, 24 Oktober 2016.

Saya barusan iseng. Nampaknya saya mau goodbye dengan blog ini. Ternyata ada seorang aktris ***** yang namanya sama dengan nama pena saya. Hmm. Sorry. Thanks for 300 viewers. Yang kemungkinan saya sendiri nampaknya yang liat. Ya biasalah. Kurang promosi.

Bye bloggg. Nantikan blog terbaru saya dengan nama pena yang baru pula. Goodbye. Thanks for 3 months together.

Senin, 24 Oktober 2016.

Dengan banyaknya kasus, yang beberapa orang Indonesia itu nggak bisa di kritik dan suka baper serta GR banget. Saya memutuskan, blog ini hanya akan berisi hal positif saja.

Setelah saya pikir matang matang. Demi kesehatan emosi saya, jika saya marah pada seseorang. Saya hanya akan menuliskannya di buku diary saya saja. Toh, nggak ada gunanya juga marahin orang di dumay, yang ada nanti kena tuntut lagi. Sudah banyak sekali kasusnya. Saya harus benar benar berhati-hati.

Senin, 24 Oktober 2016.

Hastag ini sangat menarik perhatian saya. Kota tercinta, kota sejuta memori sekarang sudah berusia 2 setengah abad kurang 5 tahun.

Bikin Pontianak Bangge. Menjadi tagar tahun ini. Bicara soal impian, saya ingin sekali meraih prestasi tingkat nasional dan internasional. Tentu kota ini juga akan bangga pada saya. Semoga ada jalannya, semoga saya bisa ikuti kontes atau kompetisi atau konferensi atau seminar tingkat internasional atau nasional, sehingga saya bisa mengenalkan kota ini. Aamiin.

Minggu, 23 Oktober 2016.

Jujur saja. Saya bukan (alias belum menjadi) orang kaya. Ayah saya bukan pejabat apalagi pebisnis. Kami hanya keluarga biasa dan sederhana. Tiap bulan saya hanya dikirim sejumlah uang, yang untuk makan aja udah nyekek leher, tau kan artinya? Sudah dihemat sehemat mungkin. Taulah kan kalo saya boros, dan kehabisan uang di akhir bulan, hidup saya pasti nelangsa. Sementara saya, gadis yang paling pantang berhutang dengan siapapun, termasuk orangtua.

So, Alhamdulillah. Hari ini saya belanja lauk hanya Rp.4000 saja. Udah dapat sayur + lauk. Biasanya saya habis Rp.7000 per hari malah kadang lebih. Saya beruntung, karena ditempat itu, nggak ada biaya parkir dan sayurnya bisa beli Rp. 2000 aja. Alhamdulillah banget. Soalnya akhir bulan saya berencana ingin beli buku, tiap bulan 1 judul buku.

Alhamdulillah for today's rizq.

Senin, 24 Oktober 2016.

Sunday, October 23

Hello readers. Sekarang sedang heboh-hebohnya kasus Kak Nanda Feriana. Saya sih netral, tidak membenarkan kak Nanda maupun ibu Dwi Fitri, dosennya. Cuma miris aja.

Menurut pandangan saya, semua orang berhak kok, mengeluarkan unek unek di media sosial. Tapi sedih juga, banyak sekali kasus yang terjadi, orang tersebut dituntut. Pencemaran nama baiklah, penghinaan lah. Apalah.

Hmm. Sudahlah sekarang saya cari aman saja. Saya hanya akan menuangkan atau share hal positif saja di blog tercinta ini. Segala emosi dan kemarahan saya, akan saya hapus dari blog ini. Cukuplah Allah dan diary saja yang tau.

Saya takut sekali menyinggung siapapun, nanti saya dipidanakan lagi. Manusia jaman sekarang ini terek. Nggak mau dikritik sama sekali. Hmm.

Minggu, 23 Oktober 2016.

Saturday, October 22

Friday, October 21

Ketika ibu kita berteriak kepada kita karena marah. Saya hanya bisa terdiam, hati saya sakit sekali.

Tugas kuliah saya begitu banyak. Apalagi saya tinggal di rumah ini hanya berdua dengan adik saya. Saya lelah dan capek sekali. Ibu saya tega teganya nggak mau ngertiin saya. Saya kecewa sekali padanya. Saya tidak mau menyalahkan siapapun. Ini salah saya yang terlalu sibuk kerjakan tugas.

Jumat, 20 Oktober 2016.

Tadi di jalanan waktu mau ke kampus, banyak sekali saya melihat warga memakai baju tradisional. Rupa rupanya ulang tahun kota. Wooow. Jadi ingat masa masa SMA. Sekolah kami selalu merayakannya. Dan saya paling benci jika hari itu tiba, saya nggak punya uang untuk sewa pakaian ataupun bermakeup ria. Saya lebih sering bolos saat hari itu. Saya malu sama teman teman saya, mereka tampil cantik cantik semua. Sedangkan saya, hmm.

Kok jadi mellow? Jumat ini saya mellow banget. Apalagi ibu saya pake acara teriak segala. Benci sekali, sakit sekali hati saya.

Jumat, 20 Oktober 2016.

Dunia serasa rontok. Jumat ini begitu kelabu. Semangat saya hancur berkeping keping. Ibu saya berteriak pada saya. Ini kelalaian saya yang tidak bisa menghandel waktu. Setiap hari waktu saya hanya habis kerja tugas yang tiada akhir. Hmm. Sedih.

Saya marah. Marah sekali. Tapi tak tau harus marah pada siapa. Marah pada diri sendiri? Saya lelah. Lelah sekali.

Jumat ini kelabu. Everything missed.

Jumat, 21 Oktober 2016.

Thursday, October 20

Ini yang terjadi pada hape saya. Xiaomi redmi 2 prime saya kemarin mendadak panas sekali dan baterai terkuras habis dalam waktu kurang dari 1 jam. Bukan main paniknya saya. But, Alhamdulillah. Ada solusinya loooh. Saya baca forum di internet, pake bahasa inggris sih forumnya. Rupanya saya kena bug mediaserver. Cepat cepat saya cek apakah benar yang dikatakan mereka itu? Kemudian muncul banyak sekali yang harus dilakukan, susah susah lagi tu.

Finally solusinya adalah ada file corrupt. File berextensi .mkv... File itu saya pindahkan ke otg disk. Karena filenya tentang film yg lumayan bagus. Jadi sayang kalo dihapus. Sekian. Solusinya work di xiaomi redmi 2 prime kesayangan saya yang saya beli 5 April 2016.

Kamis, 20 Oktober 2016.

Luar biasa pagi ini semua rencana yg saya canangkan failure. Bangun jam 3 failure, sahur failure, tahajud failure, kerjq tugas failure. Arrggh ini gara gara saya lembur sampai jam 12 semalam. Hmm.

Dan sekarang. Nasib saya bagus sekali. Turun dari rumah pukul 6.30 am. Padahal harusnya 6.10 am. Saya terlambat 20 menit. Then, motor saya buat hal. Mana bengkel tak de bukak lagi. Alhamdulillah, di putri dara nante, ada yang buka di jam 7 kurang ini. Alhamdulillah. Kalo tak. Saya pasti nelangsa saat ke kampus ne. Udahlah lambat sangat. Finally ada bengkel. Alhamdulillah.

Kamis, 20 Oktober 2016.

Wednesday, October 19

Saya mau belikan hape android yang bagus untuk ibu saya. Supaya dia bisa foto foto dan bisa internetan. Kasihan ibu saya di sana bosan hidupnya, gitu gitu aja. Sekalian mau beli karpet dan jemuran  pakaian serta rak piring. YaAllah. Banyaknya yang harus dibeli. Saya harus kerja. Harus kerja. Tapi kerja apa? Mana saya nggak ada bakat jualan. Saya udah coba jualan, tapi masih gagal sejauh ini. Biar jenis jualan tanpa modal ataupun ada modal. Saya masih gagal sejauh ini. Hmm.

YaAllah. Semoga di bulan november bisa dapat pekerjaan yang bagus. Aamiin.

Rabu, 19 Oktober 2016.

Gilak. Dah seharian ini saya kerjakan tugas. Masih aja numpuk. Baru selesai satu tugas, eh ada lagi tugas baru datang. Lembur lagi cuyyy. Ya Allah. Tapi entah kenapa saya semangat banget kuliah, banyak tugas gini bagus sekali sebenarnya. Membuat saya belajar, sekaligus belajar untuk manajemen waktu lebih baik dan stop kebiasaan malas-malasan.

Rabu, 19 Oktober 2016.

Hari ini saya berkunjung ke kostan teman saya. Seorang akhwat sholehah. Sungguh bahagia. Saya dan dia sangat cocok, apapun yang kami bincangkan selalu nyambung. Apalagi kami sama sama pencinta drama malaysia, fans berat Aiman Hakim Ridza, dan sama sama berusaha menjadi akhwat yg sholehah. Thanks to Allah give me such this kind friend. I really adore her. She is so kind and we are "klop" each other. Like my sister and family.

Kami cerita banyak hal. Sepanjang 5 jam itu. Makan, sholat zuhur dan ashar, nonton drama malaysia, ke kantor comdev dan ngerjakan tugas bareng. Saya merasa bahagia sekali.

Kami juga bercerita tentang seseorang yang disukai. Dia menyukai mahasiswa calon fk. Amazingnya yaitu pernah ada seorang nenek yang mengatakan kalau nanti suami dia adalah dokter. Yah, meskipun nenek itu sedikit miring sih. Tapi bagi saya ini jelas pertanda. Saya mendoakan yang terbaek untuknya. Lelaki itu seseorang yang shaleh dan bagus agamanya. Saya doakan dia bisa mendapat imam yang seperti dia.

Dan saya juga mendoakan diri saya sendiri, semoga bisa juga dapat jodoh tanpa pacaran, seorang jodoh yang shaleh, cerdas, dan baik. Aamiin. Alhamdulillah yaAllah, bahagianya punya sahabat yang begitu cocok dengan kita.

Selasa, 19 Oktober 2016.

Tuesday, October 18

Sekarang. Tiada lain. Tugas lagi. Tugas lagi. Kapankah terbebas dari tugas tugas ini? Ya Allah. Hmm. Padahal pengen nyantai, baca buku kesukaan, nge-blogging sepuasnya. Saya udah nyelesain refrain berminggu-minggu yang lalu, mau direview. Malah nggak sempat. Saya sayang waktu. Lebih baik waktunya kerjakan tugas. Meskipun tugas tiada habisnya dan akan selalu ada terus. Pingin ke SEKADAU, pingin ngunjungi ortu disana. Sejauh ini kota yang pernah saya kunjungi baru Singkawang. Sedihnyaaa. Doa saya semoga saya bisa jadi mahasiswi berprestasi, bisa ngetrip keliling Indonesia dan keliling Dunia. Aamiin.

Saya harus semangat belajar, dan berlatih. Saya juga harus meningkatkan kepercayaan diri saya. Wong sama sama makan nasi kok, kenapa saya harus minder dan gak PD. Semangat Jasmine. You can do it, darling!

Selasa, 18 Oktober 2016.

Monday, October 17

Entah sudah berapa banyak kegagalan yang terjadi pada saya. Kali ini lebih parah dan memalukan. Saya gagal di depan banyak orang. Sungguh malu banget. Tapi gak apalah, there is nobody perfect. A failure its okay. But, I will be better. I promise.

Saya seharusnya gak usah malu lagi. Saya kan sudah terlalu sering gagal. Entah bagaimana caranya memutus urat malu ini. Rasa malu sungguh menyiksa. Maju ke depan nggak berani karena malu. Kadang saya bingung juga sama diri saya sendiri. Kenapa malu? Yg didepan kamu kan teman kamu, sama sama makan nasi kan. Santai aja kali. Keep calm dan harus banyak latihan. Semangat.

Gak sempat baaca buku atau novel, gak sempat menulis novel lagi, gak sempat nyuci. Tugas sungguh sangat menyita waktu. Tugas ohhh tugas.

Senin, 17 Oktober 2016.

Sunday, October 16

Minggu pagi yg cerah ini dirusak oleh adik saya. Padahal baru aja saya kasihan denganya semalam. Memanglah. Ini masalah dia sebenarnya, dia itu malas, jorok dan juga boros.

Dia minjam uang saya. Minjam lagi. Dah jadi kebiasaan yang kalau dia tu, selalu kehabisan uang bulanan sebelum waktunya. Serbasalah saya. Kasihan ia jugak, mau sih minjemin. Tapi di sisi lain, uang saya juga ngepas dan saya gak suka dia berhutang hutang seperti itu. Hmm.

Minggu, 16 Oktober 2016.

Saturday, October 15

Aku sekarang entah kenapa, sayang banget dengan adik adikku. Dengan ayah ibuku. Adikku yang tinggal bersamaku, adik yang nomor 2. Memang nelangsa orang yg tinggal jauh dari orangtua. Dalam hal makan dan kebersihan terutama. Seharusnya aku sebagai kakak bisa menggantikan posisi ibu bagi adikku.

Hmm.

Sabtu, 15 Oktober 2016.

Friday, October 14

Astaghfirullah. Saya tersadar. Betapa ****h*** saya. Saya terlalu mengejar dunia. Saya bercita cita tinggi sekali dan saya merasa itu impossible. Bagaimana bisa si mis*** seperti saya kuliah S2 dan S3 ke LN. Keliling Indonesia dan Dunia. Menghajikan ortu. Semuanya terdengar sangat indah. Hingga saya baru menyadari. Itu sangat sulit diwujudkan, namun bukan berarti tidak mungkin.

Kehidupan dunia hanya sementara. Saya ingin mensederhanakan semua impian saya itu, yang lebih tepatnya mungkin hanya angan belaka. Padahal Allah tidak suka umatnya yang panjang angan.
Saya ingin menyederhanakannya, saya harap dalam hidup saya, saya bisa berbakti kepada kedua orangtua saya. Saya harap saya bisa memberi mereka kehidupan yang layak, jikalau ayah saya tidak mampu bekerja lagi.

YaAllah Ya Tuhanku. Engkau sangat sayang padaku. Engkau kabulkan semua doaku yang padahal menurutku, sangat tidak mungkin terjadi. Tapi lihat, sungguh Maha Besar Engkau. Alhamdulillah, terimakasih ya Allah.

Sekarang. Saya lapar sekali. Seharian ini nyicil tugas dan bersih bersih rumah, nyuci piring dan nyuci pakaian. No day without assignment, always there are so many assignment. Keep strong Jasmine, You Can. Certainly You Can!

Hari ini Jumat. Kuliah sampai jam 10 pagi seperti biasa. Nggak sarapan. Dan saya masih kurang PD untuk maju ke depan kelas, untuk presentasi music video.

Jumat, 14 Oktober 2016.

Sekarang 1:48 a.m. Saya bersyukur sekali. Alhamdulillah bisa bangun awal, sehingga sampai pukul 6, saya punya waktu 5 jam untuk belajar, sholat, dan ngerjakan tugas.

Hari ini capek. Nemankan sepupu membeli hape baru. Kasian dia, hapenya rusak. Capek sekali. Sampai rumah jam 7. Langsung mandi, makan, dan naik ke kamar, tidur jam setengah 9.

Saya tidur dengan perasaan tidak tenang, cucian piring saya numpuk dan udah ditaruh di luar rumah (nyuci piring di luar rumah-red). Tadi saya terbangun karena ingat cucian, takut hilang. Soalnya pernah ada kejadian, piring piring kotor itu pernah dicuri.

Dan saya komitmen tidur sebentar dan akan bangun jam 11, untuk mencuci. Eh. Bukannya jam 11, tapi molor sampe jam setengah 2 dini hari.

Tapi alhamdulillah dengan terbangun saya punya banyak waktu, hari ini juga ada kelas speaking. Saya ingin memotivasi diri saya sendiri, agar lebih percaya diri dan berfikir positif. Saya bisa. Saya bisa. Saya pasti bisa.

Jumat, 14 Oktober 2016.

Wednesday, October 12

When I look at the mirror. I always saw someone gorgeous there. I always feel grateful for whatever I have. Allah is very love me. Although in this mirror there is not a white skinned girl standing there. Just an exotic skinned girl, with flat nose and eye glasses. I don't know why. I always feel beautiul girl standing there.

Me now and the old me was really different. I grow great now. Have a enough confidence to talk infront of anyone while sometime feel so shy. But better than the old me. Also trying to smile to everyone to every situation every day. Totally difererent with the old me, who just want to pass the "bad day" in everyday. The old me always think about future, because this present was so hurtful and suffering. Now, everything changed better and better. Thanks to Allah, who always make my dreams come true. I can't believe what happen now, if I remember my past memories. So hurtful. Thanks to Allah. Alhamdulillah.

Wednesday, October 12, 2016.

Really sorry for yesterday. I was too tired to think or wrote anything. Actually I forgot that. Yesterday was just usual day like before. But little bit makes me happy, because I was visited my grandma. Omg, her condition was bad, and my aunt can't stop herself say bad thing about my grandma. I just can pretend to laugh and agree with her statement. Hahaha. It is what my mom feel when she treated this such bad grandma. So, it is your turn. I congratulate you, haha. Maybe this grandma can make you driven out from your own home, same like what was happen to me and my family.

Wednesday, October 12, 2016.

Monday, October 10

Tentu beda bangsa beda selera yaa. Si Bule sih lumayan ganteng lah ya, mirip Miller Khan. Hihihi. Type saya sih, tinggi, bule, mancung, sexyyy, type semua orang kali ni yaaa.

Btw Balqish suaranya manis banget. Udah balqish, jangan ditolak, kalo saya sih gak akan nolak. Hehe. Ganteng looh, eehhh.

Senin, 10 Oktober 2016.

Alhamdulillah, meskipun Eylul cobaanya berat, ada juga cowok yang bisa melindunginya alias Serkan. Tenang Eylul, pangeran berkuda putih Serkan akan menolongmu, engkau bersabarlah.

Jujur, saya suka sekali serial ini. Padet ceritanya, lucu banget adegan yang jadi judul. Si siapa itu saya ngga hapal namanya, bisa bisanya bilang "Serkan sepertinya kau sangat depresi". Hahaha, lucu banget. Muka Serkan galau banget, gadis yang dicintainya harus mendapat cobaan hidup seberat itu. Eylul, Songul, sangat menginspirasi. Saya suka dua gadis ini, tapi lebih ke Songul sihh, dia gadis yang penuh semangat.

Senin, 10 Oktober 2016.

Saya sudah mau ke kamar saya, mau tidur dan istirahat. Tapi serial ini benar benar menarik perhatian saya.

Serial ini juga membuat saya merasa lebih bersyukur.
Kasihan banget Eylul, bisa bisanya bapak sendiri walau bapak tiri, menodai anaknya. Saya miris sekali. Emaknya juga buta. Kok bisa bisanya emaknya begitu sama anaknya. Tega-teganya belain suami bejat macam itu. Miris.

Serkan sama toprak, meskipun bukan selera saya, suka banget suara dubbernya, hehe.

Senin, 10 Oktober 2016.

Saturday, October 8

Friday, October 7

Wednesday, October 5

Dah lama nggak nonton film alias drama turki. Terakhir yang saya tonton yaitu fatmagul, tapi taulah antepeh yang kejam itu. Saya nggak pernah menyelesaikan drama drama turki yang keren dan indah itu. Padahal saya cukup suka dengan serial cansu hazal, elif. Apalah daya tivi negeri ini hanya mementingkan ratting semata.

Btw, saya tersentuh dengan serial bunga yang terluka ini. Kasihan cemre, eylul dan yang lainnya yang saya belum begitu hapal namanya. Recommended deh serial ini.

Adegan tadi cukup menyedihkan. Tega banget temannya Cemre tadi. Padahal Cemre nggak punya uang, sayang dengan kalungnya yang berharga. Uang tak akan sebanding dengan memori serta arti dalam kalung tersebut.

Rabu, 5 Oktober 2016.

Saya hidup dengan tetangga sebelah yang luar biasa kasarnya dan luar biasa jahat. Waktu nenek saya kritis, bukan main dia ngomong, "biarkan aja nenek tua itu mati". Astaghfirullah jahat banget.

Tadi ada kecelakaan dan dia justru menyalahkan pohon yang ada di depan rumah saya. Sungguh mengerikan.

Rabu, 5 Oktober 2016.

Tuesday, October 4

Monday, October 3

Sunday, October 2

Saturday, October 1