Monday, April 9



Sudah dipasang besar2 kan photo quote Jangan Ngeluh. Tapi tetap aja saya gak bisa. Saya merasa benar-benar lelah dan gak mampu dan gak kuat lagi. It is too much for me that I can bear. I am really overwhelmed. It is definitely crazy.

Tugas kuliah saya sangat banyak, dan saya harus menyelesaikan semua itu sesegera mungkin karena saya sangat beruntung saya menang kompetisi Esai baru-baru ini. Hadiahnya jalan jalan keliling China dan Indonesia. I am really happy for that, totally grateful and still I can't believe it. But look, I must skip classes for 2 weeks, and in the middle of the midterm exam. And I can't guarantee my beloved lecturers will be really kind to give me make-up exams. I am so worried about this.

YaAllah, I only have you, please make me stronger, smarter, and luckier. Please make things easy, I believe in you. You will make me strong this crazy semester. Although every semester IS crazy.

Harapan saya cuma satu, semoga semuanya lancar dan aman-aman saja. YaAllah. Saya gak tau harus gimana. Ditambah lagi dengan kepribadian jelek saya, perfeksionis, saya butuh waktu lama untuk ngerjakan tugas, memastikan semuanya perfect. Padahal harusnya selesai sudah cukup.

Dan jam segini, saya di kamar, mengorbankan waktu tidur saya, demi menyelesaikan semua tugas, demi masa depan. Mudahkanlah Ya Tuhan, Ya Allah. I can and I can.

Monday, April 2

Hari ini bangun jam 1. Tidur hanya 4 jam. 1 April alias semalam itu sungguh gila, saya bangun awal dan mengerjakan essay lomba, olahraga dan selanjutnya undangan. Setelah undangan, mengajar les B.Ing. Sampai rumah jam 9 dan tepar. Langsung tidur dan bangun jam 1. Hanya 4 jam.

Dan sekarang, berjuang di depan laptop, ngerjakan 2 makul berat sekaligus. Nyari 6 teknik mengajar dan mengerjakan essay (lagi). Ini benar-benar berat dan rasanya gak kuat dan gak mampu. Sungguh.
Rasanya gak mau ke kampus hari ini. Sungguh gila. Sungguh berat.

Capek otak. Capek jiwa. Capek raga. Capek emosi.

Tidak tau harus bagaimana lagi dengan tugas yang banyak ini.

Demi sebuah mimpi. Menjadi manusia yang berkualitas, harus ditempa sedemikian rupa.