Thursday, May 24

I cried again. I know, so childish. I cried in front of him, my lecturer. At that time, I was so hurt, being disgraced by him. Maybe I am exaggerating. He just told the other students in front of the office, how stupid I am. The last 2 days ago, he did it, in front of other lecturers. Yeah I know I am stupid, that's why I study in college. I admit I was wrong when reading his schedule, so I came late. But, I know really well, that's not the right way to tell your students you're late and I can't give you the test. I guess his heart is a stone, and his eyes are blind, he couldn't see my tears yesterday. In this holy month, he still, cannot control his mouth to not hurt other people. I don't know anymore. I really want to stop begging for that stupid makeupexams, but I can't stand to see my GPA falling. You know domino effect?

I am tired.
I want to sleep.
I don't want to wake up anymore.
God please forgive me.
I can't stand it.

God, please punish him immediately, in front of my eyes and ears. Make him plead apologies to me. And I won't forgive him forever, let's meet in hereafter for you hurt my feelings and dignity  this bad.


Tuesday, May 22

Refleksi

Hari ini terasa sedikit overwhelming buat aku. Entah akunya yang lagi sensitif atau apalah. Jadi tadi aku dimarahin dosen. Memang sih salah aku, showed up tiba tiba. Tapi kan maksudku bukan gitu. Aku merasa lebih sopan untuk ketemu langsung dripada sms. Hmmz. Tapi jadi merenung disini. Bisa nggak sih punya mulut tu dipake untuk berkata baik atau diam. Berkata jahat itu kalau udah kepepet banget, menyampaikan fakta atau terzalimi. Tadi aku sakit hati banget dikatain bego. Bayangin, mana di depan 4 dosen lain lagi. Sedih banget. Dimarahin di depan umum. Padahal tau kan, aku ini sangat segan dan menghormati mereka banget. Udah kuanggep ortu sendiri. Agak kecewa sekolah tinggi-tinggi, tapi masih aja suka nyakitin orang lain. Kadang jadi berpikir, manusia itu kejam ya. Dan aku harus survive diantara orang-orang kayak begini. Menjadi dewasa yang sebenarnya, orang pasti akan melukai kita, baik dengan omongan atau yang lain, disengaja atau tidak. 

Pas buka puasa tadi juga kejadian lagi. Aku sakit hati lagi. Betapa mulut itu ya emang pedang yg tajam, betapa lidah memang tiada bertulang. Kali ini bapak aku sendiri. Yah, word hurts, people hurt you. Aku sengaja aku tulis biar aku inget dan refleksi dan memperbaiki diri. Jadi, bapak tadi marahin aku yg terlalu sibuk ngerjakan tugas, dan suka setres dan cengeng gara gara tugas banyak. Dia bilang, jadi orang jangan gitu, jangan ngeluh atau lebih baik berhenti aja. Aku sedih dibilang gitu. Emang mungkin ada baiknya kurcurhat disini, atau di diary private ku. Biar plong, I need to get them out of my chest. 

Tapi, tadi bapak juga ada bilang, kita harus minta sama Tuhan, sholat dan berdoa apa yang kita cita citakan. Jadi, di momen isya, dan ramadhan ke sekian ini. Aku ingin minta sama Allah, aku pengen banget libur panjang semester 4 (juni-juli-agustus) ini, aku pengen banget exchange/volunteer sebulan gitu entah di Singapore atau Europe? Aamiin. YaAllah, Almighty, it is even nothing for you, very easy thing, you're the Richest, this earth and its content are yours. Yang aku ke China kemaren aja aku rasanya masih gak bisa percaya. Happen that fast? Itu kayaknya beneran keajaiban, karena aku tau sendiri yang aku ini beneran ngga ada apa2nya, pinter enggak, ip biasa aja, kaya juga enggak. Hmm. Aku sampe sekarang selalu bersyukur kalo ingat moment itu. Moment aku pertama kalinya ke luar negeri setelah bikin passport 359 hari yang lalu. Sebelumnya memang ada temenku yang menang workshop apalah itu, dan aku sebenarnya nggak iri, tapi somewhat menurut aku dia itu sombong. Hmm. Yasudahlah. Sekarang pun aku jadi lebih percaya diri. Alhamdulillah. Satu yang sebenarnya kita perlu ingat sih, saat orang lain sukses di usia kita gini, yah fine aja sih, bukan berarti kita yang belum sukses itu pathetic loser. Everyone walks in their own track.




Monday, May 21

Jadi deadline banyak, mana belum mid. Aku sedih. Aku takut banget ip jatuh semester ini. Refleksi. Aku harus tingkatin manajemen waktu, kurangin nge-game.

Habis sahur, langsung bikin draft RPP TEFL, essay lagi dan lagi mana harus finish trip report kemarin.

Santai. Aku kuat. Aku bisa. Walaupun harus gagal dulu. Walaupun aku harus ngulang :' dan semoga enggak. YaAllah aku yakin padaMu. Demi masa depan cerah, supaya bisa support mama, bapak, dan adek. Bismillah!


Thursday, May 17

Jadi hari ini, udah 1 Ramadhan. Btw mau ngucapin Marhaban Ya Ramadan dulu sama semuanya. Semoga amalnya maksimal di bulan ini. Semoga berkah. Maaf lahir batin juga.

Karena udah nggak gloomy gloomy amat, boleh kali ganti warna jadi pink. Jadi ya jujur aja, kemaren aku juga lagi depresi se depresinya. Tugas banyak abis. Ujian mid susulan belum, karena aku belum sempat baca, aku juga gak berani minta ujian susulan. Entah kenapa takut aja sama dosen. Padahal aku nganggep mereka itu orangtua aku. Tapi yah aku segan dan takut setengah mati. Nggak tau kenapa -,-. Aku selalu merasa nggak enak dan takut nyusahin orang. Apalagi nyusahin mereka.

Sekarang alhamdulillah, tadi udah mandi sinar matahari pas di kampus. Meningkatkan serotonin alias hormon kebahagiaan. Emang kadang merasa bipolar, mood berubah-ubah cepet banget.

Jadi sekarang udah jam 1 malam atau dini hari. Aku gak bisa tidur, bukan karena gak bisa tidur tapi karena gak mau tidur. Kalau aku tidur, aku bakal nggak bisa ngerjain tugas aku dan kalau aku sudah tidur, ketika bangun, ya aku buka mata, aku bangun, tapi badan aku nggak. Kelelahan. Lelah jiwa dan raga. Tapi sekarang, aku belajar untuk enggak berekspektasi dan letting go sekaligus menanamkan pemahaman bahwa banyak hal yang gak bisa kita kontrol alias diluar kontrol kita.

Udah itu ajah sih update hari ini. Wkwk. Semoga semester 4 ini aku selamat dan gak ada nilai yang C atau D atau E. YaAllah kuatkan hamba melalui semua ini. Beri hamba kecerdasan dan juga sifat rajin.




Monday, May 14

Aku tahu tidak baik berkeluh kesah. Hmm. Aku tahu semua orang struggle kok, dan mungkin ada yang lebih parah dari aku. Sekarang aku mau ganti prinsip hidup dulu, capek banget terus2an khawatir dan gila dunia kayak gini. Hiks :'( 

Let everything just flows, but always keep hardworking and praying. Jam segini internet tri baru jalan, kesel abis. Jadinya ya gini ngerjain tugas hanya bisa tengah malam. Lagi, gak usah mengeluh. Syukuri wae. 


Sunday, May 13

Capek banget. Stres. Aku sekarang sudah di semester 4, separuh perkuliahan hampir dilalui. Aku ditimpa berbagai tugas yang sungguh berat dan melelahkan. Kuingin menyerah saja rasanya. Ini sungguh berat dan melelahkan. Apa masa depan akan seperti ini? Jangan sampai, mit amit.

Jadi, aku sekarang sudah di tahun kedua. Besok mid dan deadline, dan lomba juga. Uhhh sibuk amat yak. Aku bisa. Aku pasti bisa. Bentar lagi libur. Kuatkan dirimu Ki. Kuatkan mentalmu. YaAllah YaRabbi, kuatkan hamba. Jauhkan hamba dari sifat malas dan suka mengeluh.

Jadi besok itu, lomba, mid tefl, essay writing project, mid socio, mid reading, mid debate, mid research, project elt mat design, terusin ajaaa listsnya juga gak bakal putus. Hikssssss. Kuatkan hambaaaa yaAllah. Tolonglah hamba. Beri hamba mukjizatttt dna kekuatannnn.


Semester 4, Gilakkkk.


Sunday, May 6


2018 menjadi tahun yang teramat spesial bagi aku, karena aku bener bener dapat banyak banget pengalaman baru dan juga tahun ini usiaku memasuki kepala 2, OMG 2 bulan lagi aku bakal masuk usia 20 tahun. Aku hidup udah lama! Aku harus banyak baca dan belajar untuk menghadapi hidup yg keras dan kompetitif ini.

Oh ya, ke depannya, setelah nugas-sumber stress nomor 1, nomor 2nya ujian btw-, semoga dan semoga hari ini kelar. Aamiin. Aku bakal merefresh memory aku tentang perjalanan 17 hari aku keliling China dan Indonesia. Hmm.

Sekarang aku juga udah jadi mahasiswa tahun kedua! Tinggal 2 tahun lagi. Tapi tetap aja, tanggung jawab dan kewajiban ya kayaknya semakin berat. Dan di 2018 ini aku hanya punya 8 bulan lagi, untuk nyari 9 prestasi lagi, tingkat internasional moga moga atau nasional deh aamiin. Aku juga harus finish application beasiswa xlfl aku. Semoga dan semoga. YaAllah, mudahkanlah. Hanya bisa berdoa. Semuanya terasa sangat melelahkan. Pingin balik ke 13-29 April lagi. Heuheu.

Btw itu foto sama postingan rada ngga nyambung. Tapi itu emang cita cita aku sih, aku pengen jadi dosen, aku pengen ngomong dan nginspirasiin orang, pengen diriku ini bisa bermanfaat untuk orang banyak loh. Sebenarnya ngomong di depan banyak orang itu ketakutan terbesar dalam hidup aku, karena itu aku merasa bahagia dan tertantang gitu (adrenalin) kalau bisa melakukan hal yang memang kita takuti.

Lagi, disini aku mau bersyukur banget sama Allah, di tahun ini, aku pertama kalinya, akhirnya bisa menggunakan paspor yg aku buat 359 hari yang lalu! Speechless. Gak ada bayangan negara yg bakal aku kunjungi pertama kalinya itu China. Aku pengen Taiwan sebenarnya, supaya bisa main ke tempat tanteku, tante Acu dan Heni. Semoga dan semoga!