Wednesday, August 31

Tuesday, August 30

Sambungan...

Tadi pagi saya sangat khawatir sekali. Saya belum beli roti dan bensin motor saya sekarat harus segera diisi. Saya tegang sekali selama di perjalanan. Ketakutan ini itu merasuki saya.

Hari kedua ini, diawali dengan cek perlengkapan. Amboi ini cukup membuat kami para maba takut. Karena apa, kakak dan abang seniornya luar biasa galak. Berteriak teriak. Banyak sekali dari kami yang melakukan kesalahan dan harus dihukum. Untung saja, saya lengkap jadi tak dihukum.

Acara dilanjutkan dengan materi bela negara oleh TNI. Namun sebelumnya bagi yang muslim dan muslimah menjalankan sholat sunah dhuha dulu.

Setelah itu, yang paling keren banget dan buat saya terkagum. Promosi Unit Kegiatan Mahasiswa dan juga Himpunan Mahasiswa setiap prodi. Tentu saja prodi saya yang paling berkelas dong. Hihi.

Sebenarnya saya jadi takut untuk gabung ukm ukm seperti itu. Karena mahasiswa prodi saya, jarang yang ada ikut ukm ukm seperti itu.

Aktif organisasi seperti itu saya takutkan akan mengganggu konsentrasi kuliah saya. Padahal, saya ingin menyelesaikan kuliah saya secepat mungkin.

Setelah promosi itu. Bukan main perut saya lapar sekali karena tak sempat sarapan. Alhamdulillah setelah acara promosi kami diberi makan. Singkat sekali cuma 15 menitan. Saya buru buru sekali menghabiskan makanan saya.

Setelah makan. Kemudian sholat zuhur. Dan dilanjutkan materi oleh wakil dekan 1. Keren banget bu wadek ini. Sangat menginspirasi. Dia menyampaikan materi tips dan strategi menyelesaikan kuliah on time. Tepat waktu. Ini sangat menginspirasi saya. Semoga saya bisa menyelesaikan studi saya hanya dengan 7 semester dan ipk saya juga cumlaude. Serta memiliki segudang prestasi dan kaya akan pengalaman.

Acara berlanjut terus. Hingga waktunya pulang. Disini hujan turun dengan lebatnya. Hingga membuat gardu listrik rusak. Dan sekarang masih mati listrik hingga sekarang. Padahal sudah berapa jam? Keterlaluan.

Saya pulang hujan-hujanan, dimana jalanan gelap, suram dan dingin. Tapi tetap harus disyukuri kan.

Sekian cerita hari ini. Luar biasa capeknya.

August 30, 2016.

Saya cerita ospek tadi ya. Dari pukul 5.30 pagi, saya turun dari rumah hingga sampe ke rumah lagi pukul 18.15. Luar biasa. Sangat menyenangkan ospek itu. Moment sekali seumur hidup. Yang tidak bisa dilupakan, banyak sekali. Salah satunya, garangnya kakak dan abang senior. YaAllah. Atuuut edek maba ni.

Saya sudah berusaha seawal mungkin datang. Saya juga bangun pagi sekali. Tapi tetap saja saya ditinggal. Sedih sekali. Saya nitip motor ke rumah teman saya. Berjalan kaki ke auditorium kampus. Namun, saya ditinggal karena datang telat. Dan besok saya harus berangkat dari rumah jam 5 pagi. Wooow. 

Saya terpaksa berjalan sendirian. Mengingat-ingat dan berdoa semoga jalan saya benar. Yah, rumah teman saya langsung tembus ke kampus. Namun perlu jalan kira kira 20 menit lagi untuk sampai ke auditoriumnya. Itu rute saya sendiri. Rute sesat karena ditinggal teman. Untung saja Allah menjawab doa saya. Saya ditebengkan oleh dosen yang juga datang ke auditorium. Alhamdulillah banget, jadi saya nggak telat.

Di sepanjang perjalanan. Semua mata maba fakultas lain seperti fakultas pertanian dan fakultas teknik memandang ke saya. Wah, saya takut banget dipandang seperti itu. Apalagi saya sendirian berjalan dengan seragam yang lain. Senior senior fakultas teknik yang terkenal sangar malah menakut-nakuti saya. Untung saja. Saja tak terlalu memperdulikannya. Saya tetap jalan terus, sambil memandang jam tangan.

Bersambung...

Monday, August 29

Hello readers. Today was so dam* amazing and excited day ever. Although I am very very tired. This day was the first day of the orientation.

We as the new student must come at 6.15. And little bit I thinking about our seniors. Yahhh. They must come inevitably earlier than us as the new students. But my sympathies feel just lost when one or two or three of them, act bad and love to shouting at us. Yelling so cruel and make me scared of their shouts. They said the impolite wordings. Oh my god. I dislike something trash like that. But not all of them doing such thing. Half of them, still kind and act good to us, I think.

I am coming on time. Because I wake up earlier today. But still I am passed my breakfast. Make me hungry at the morning.

But also Thanks god. Before the ceremony, the seniors order us to eat our bread that we bring from home. At morning, the opening ceremony collect all the student from all of the faculties in this University.  It is so crowded. And make us difficult to breath even the field was so large. Too crowded.

Also, in the morning. I little bit shock, that our friends get devil entrance alias possessed. She just scream and shout. Make me scare haha. I always hope that I always in God protection. Because I am ever feel the "possessed". I am ever suffer from that for 2 weeks. So horrible. I am lost my mind. Act like a crazy people. It is my totally bad past and must be forgotten forever.

If I remember that thing. My hearts being so bleed and so hurt. It is because the bad soul that surrounded us. And as the solution for that things, is only make us more near to Allah Almighty. Allah is our savior and can protect us from all the bad things.

In noon. Happen again. And many of our friends get sick. I think it is normal. Why? Can you imagine. In that small room, thousand people gathered there? What a crazy! Sure they will be sick. In there is no good air conditioning. So hot and crowded. Difficult to breath well.

In sholat or prayers time. It was queue and take a long time. It is normal because the mosque is small. Fortunately I am khusyu doing my prayers even in crowded.

We also get meals during the event. But. The meals was not good enough. Haha. No chicken, no sambal, no chilies. What kind of food. But we must be grateful.

In the end of the event. We get new clothes. It is make us so happy getting new dress. Although it is not free. We pay that as package when we pay our tuition fee.

And now. I am so sleepy and much tired. Need rest. But not yet buy the bread. Omg. I am not have much energy to go out from my room. Just lay on here. Feel so sleepy. But must posted this blog everyday.

August 29, 2016. Tired so much. Bye

Sunday, August 28

Entah kenapa. Kalo denger kata ospek. Bawaannya kagum gitu dan sedikit takut.  Besok ospek hari pertama. Semoga semua lancar lancar saja dan nggak ada masalah apapun amiiin.

Besok udah direncanakan. Harus bangun jam 4 subuh. Semoga bisa. Dan nggak tergoda untuk tidur lagi. Mana ospek nya awal sekali mulainya dan bakal seharian. Entah apa yang terjadi dengan badan kita besok. Hehe. Nitip motor di tempat teman. Semoga Allah selalu melindungi motor saya. Aamiin.

August 28,  2016.

Dua minggu ini, saya minjam 5 buku di perpustakaan daerah saya. Ingin sekali mereview apa yang saya baca. Biar lebih abadi dan berkesan gitu, heheh.

Tapi sekarang, saya masih merasa lelah. Ingin istirahat dulu. Pelan pelan lah ya. Saya juga ada project untuk menulis cerita bersambung di blog. Dan ingin juga menulis di wattpad. Siapa tau booming kan? Kan seneng banget kalau cerita kita dibaca banyak orang.

Tadi. Di perpustakaan saat pertemuan LCC. Luar biasa saya malu sekali ketika cerpen saya yang ceritanya akan dimuat di koran. Dibahas oleh mentor kami. Senang sekaligus enggak pede juga. Saya merasa karya saya terlampau romantis. Wajar saja lah yaa, saya tipe orang yang mellow. Karya Ilana Tan itu yang selalu membius saya. Novel Jung Eun Gwol yang dari korea diterjemahkan dan juga novel online Suri Ryana itu makanan sehari hari saya. Saya sangat suka cerita romance. Tapi harus menginspirasi ya.

Saat dibahas dan dibaca oleh member lain. Saya nggak pede. Alhamdulillah kata mentor, awal awalnya udah bagus dan bisa membuat orang tertarik melanjutkan bacannya. Tapi yah namanya selera orang kan beda beda ya. Lagi, tadi cerpen saya membahas tentang seks bebas. Rada sensitif juga.

Kekurangan cerpen saya tadi banyak banget, banyak tipo kepenulisan alias EYD atau EBI gitu. Kalimatnya kurang efektif. Dan saya juga melakukan kesalahan, dengan tidak fokus pada satu tema. Tema sebenarnya harus diperdalam yaitu tadi seks bebas. Sebenarnya itu hanya perame doang. Fokus cerpen saya yaitu romance. Romansa antar tokoh utamanya. Mereka saling terhubung ya karena isu itu. Adik si tokoh utama menjadi korban dari isu itu. Karena salah pergaulan. Nanti saya share disini ya. Cerpennya.

August 28, 2016.

Haha. Saya jujur aja takut kalo mengkritik orang. Nanti saya dicari cari lagi. Ribetkan urusannya. Lebih baik saya menjadi seperti Ilana Tan. Tidak perlu ada yang kenal saya. Biarpun jika blog saya ini sampai booming. Aamiin.

Saya tak paham dengan orang kita ini. Ada saja yang dipenjara karena status sosial medianya, postingan blognya. Dan lain sebagainya. Wajar sih jika mereka ditangkap karena mereka mungkin menebar fitnah dan memaki atau berkata hal hal sarat kebencian.

Tapi semoga saya selalu selamat. Saya kan hanya mengkritisi senior saya di kampus. Saya tidak suka orang yang kerjaannya hanya teriak teriak dan membentak juniornya. By the way, kita ini sama sama manusia. Sama dimata Tuhan. Nggak perlu lah ya, pake cara kasar kayak gitu. Nggak perlu teriak-terriak. Eh besoknya ini yang paling saya takutkan. Misalnya mereka nggak terima kalau saya kritik. Hmm sudahlah. Tujuan saya menulis yaitu sebagai sarana saya mengeluarkan pendapat dan unek-unek.

August 28, 2016.

Inilah nama resmi fakultas tempat saya menuntut ilmu. Tempat saya kuliah. Kampus Oren. Betapa cerah warnanya, menggambarkan cerahnya pula masa depan yang akan kami miliki.

Tadi saya membeli kertas asturo untuk keperluan ospek. Lagi lagi malesin banget dan saya nggak suka. Hal hal yang lebay dan bikin repot. Pake bawa ini itu. Dan itu, menghabiskan uang saya. Hiks. Hiks. Tapi nggak apalah, ada rasa senang juga. Sekali dalam seumur hidup kita merasakan ospek. Merasa takut melakukan kesalahan karena dibayang-bayangi senior yang garang yang siap menghukum dan mempermalukanmu kapan saja.

Saya bertemu teman saya. Betapa bahagianya ia. Ternyata lulus untuk bekerja di PLN. Turut berbahagia. Dan sekarang maghrib. Dan sekarang mati lampu. Udahlah hari ini panas sekali. Ditambah mati lampu lagi. Ya Ampun panasnya. Tapi tetap harus disyukuri.

August 28, 2016.

Alhamdulillah for today. But so hot and high temperature in the noon and afternoon too. Last morning I wake up late. Because last night I am read fifty chapter of wattpad novel. Haha. What a crazy! The story that I red last night was so touching me and also inspire me. So beautiful describe by the writers. So beautiful plot and amazing story. Read by around the world, hundred millions view. I totally enjoyed the story. Although the story in English, and there's a little bit vocab that I don't know yet. But I still to try to search the meaning.

Oh. That was last night story. And make me become unproductive because whole hours I use just to read the story in wattpad.

So. Last morning I am waking up late. And hurriedly drive my motorcycle with full speed. Like a racer I think. Its also little bit dangerous. Fortunately I am not coming late at that meeting. Routine meeting of the member of Library Creative Center. I am the person who came first. Little bit embarrassed because our mentor come first than us, his students. And all the other members come late. So that meeting just attended by 12 people.

I am come home then at 1 pm. So hungry after that meeting. I decided to buy a geprek chicken. It is a fried floured chicken with so many chilies in it. That is my favorite food.

After that in my house. My aunt and my cousin also my uncle come to visit my grandma.

Then I busy with my preparations for tomorrow. That is Orientation for the new student of the University. Little bit scare. Totally scare if us making mistakes. Because the senior was so high tempered and have bad manner. They easily angry and not tolerate any mistake. They also like to bullying their junior. Haha. So kiddish.

The preparation was so complicated me. I tired and it spent my money so much. I hope the orientation will be good and there is much advantages from the event.

Now. Its evening. I just feel so sleepy. Last noon, my crush come here unpredictably. I was little bit shock. But control myself to become cool girl. Haha. Such an acting.

Friday, August 26

Saya lihat di facebook. Ada yg jual barang reject dari mall. Dan saya melihat tas ransel. Tas yang sangat saya butuhkan. Untuk kuliah. Dengan bergegas saya mendatangi rumah si penjual barang reject itu.

Alhamdulillah. Saya dapat 2 dompet cantik yang masih layak pakai. Di label harganya seratusan lebih. Mumpung barang reject alias barang yg dibuang Mall, saya dapat 2 dompet cantik itu dengan harga 25ribu saja. Haha. Alhamdulillah. Senangnya. Bagaimana dengan tasnya? Nggak jadi, tasnya terlalu tipis. Kirain tebal.

Tapi konsekuensinya. Bensin yang baru saya isi tadi pagi, tinggal sedikit. Luar biasa sekali jauhnya. Entah berapa jam saya di motor. Pantat saya yang hingga sekarang masih sakit tambah menderita. Semoga cepat sembuh.

Tadi pagi saya sudah bangun subuh2 dan sudah berencana jogging sehat pagi pagi. Tapi apa daya, cuaca tak bersahabat. Kota ini diselimuti kabut asap. Tapi Alhamdulillah kemudian hujan gerimis. Udara menjaadi segar kembali.

Dan sekarang kota ini sejuk dan dingin sekali. Fenomena langka banget. Karena biasanya kota yang saya tinggali ini biasanya panas naudzubillah. Alhamdulillah akan karuniamu YaAllah, sekarang sejuk sekali dan enak tidur. Hehe

August 26, 2016.

Thursday, August 25

This month I feel, that I am the luckiest girl in the world. You know what? Since I was in Junior High School I always dreaming to have my own room like my other friends do. But till I finished my study at the Senior High School I didn't get my dream. I try to always positive thinking that maybe someday I will buy house not just a room. So kiddish dream. But now! Miracle happen to my life. I am never thinking that I will live far away from my parent. I never think and never imagine that such of life. 

But now! Everything we called fate happen. I am being an independent girl who just live with my brother and my grandmother, Its my big happiness in my life. I totally grateful to Allah Almighty. But now! I am have my own room. Although its just temporary and maybe the next next years it is no longer become my room. It become my sister and my mother also my father room. But now, I totally happy. Fill this room with my own thing. Fill this room with my own style. Sleep alone with peace. So much space to lie down at bed, at the floor. So much happy and cannot describe by the words. My past past dream come true this month. I remember the exactly I moved into this room, August 16, 2016. I forget to write this post at that time. Because little bit busy with college activities.

Actually have own room is my happier moment. I never felt like this before. I am happy. Its feel more make me happy than when I am announced become the first champion in a competition or in the class ranking. Its more. The feeling is more strong than even I am get my salary from teaching my student.


My room is purple floored and it is so sweet. With 2 plastic cupboard and my room was big and simple. It is my type of room. I doesn't like a big and luxurious room. Maybe I like it when I get married, hahahaha. Now I am a college student, so I love just a simple room.

August 25, 2016.




Hello readers. I don't know what is word Tepar in English. It is Indonesian Bahasa gaul. Hehe. Maybe the closest meaning of Tepar is Tired. Maybe?

Today was so hurry. I am late to go to campus, because you know? Traffic. Totally hate that. But it just not only me, other student was do the same thing. Haha.

Last morning at the campus, we are held a technical meeting for the orientation next monday. Its called PAMB, Percepatan Adaptasi Mahasiswa Baru in my university.  Such as an event to welcoming the new students' of the University. That event will lasting for 3 days in a row. From 29 till 31 of this month.

Now is 25, so I am free for 4 days. Not mean free, you know what, we must prepare many things to do that orientation. That was so complicated thing. Make us feel difficult and all of those things need money not leaves you know. But its okay, it just be our beautiful experiences that only happen once in our life. So I do it with pacify heart.

But I little bit annoyed by a bad seniors. They act so rude and arrogant. Why can be like that? Are you mad at us? We are a university students, we no need the rude words from all of seniors like you. Just tell us with a good wordings, sure we will follow the rules. Don't be mad like that. Scream and shouting such a bad manner human. Moreover, we are all here the candidates of teacher. No need to scream or shout let alone say bad wordings to your junior. Be kind and be humble is the best way to make your junior keep respect on you.

This time. Or this afternoon, also my grandmother made me so suck and feel bad. Look like I am can be mad because her. But I hope it not be like that. I just wanna be a normal girl and healthy mind girl.

She look angry with me. And when I ask her "Grandma do you want to eat something?" she just quiet and not responding me. What kind of person she is. So kiddish.

This noon also make me tired so much. I am recently washed 2 big clothes washing basin. Oh my god. My back. So make me suffered. I am promise to my self that it will be not happen anymore. Because I want be more discipline girl. And wash the things on time.

Just a diary of today.
August 25, 2016. 4.30pm.

Wednesday, August 24

Apa saya harus menunggunya. Saya ngantuk sekali dan nenek saya sudah tidur. Saya sendiri harus kuliah besok. Bagaimana ini? Saya benci sekali dia datang di malam yang selarut ini. Apa pengobatan seharusnya dihentikan saja. Mereka menyiksa saya. Menunggu itu sangat melelahkan. Apalagi tidak ada kepastian seperti ini.

Kecewa sekali dengan pelayanannya. Seharusnya mereka datang hanya diwaktu sore hari saja. Ini sudah diatas jam 10. Saya tak bisa toleransi lagi. Saya juga sudah berusaha menelpon. Saya berhenti saya sangat lelah.

August 24, 2016. 10.05pm

Saya jujur aja kurang suka serial India. Tapi saya nggak bisa bohong. Serial India itu sangat berkualitas dari segi akting pemainnya. Tapi yang saya tonton ini serialnya Ekta Kapoor ya. Aktor dan aktris utamanya, chemistry nya itu dapet banget. Kayak beneran.

Sekarang saya nonton Mohabbatein. Luar biasa banget. Saya suka sekali dengan karakter Raman. Dia itu macho banget, dan saya suka cowok seperti itu. Kelihatannya juga matang banget. Saya juga suka dengan karakter Ishitanya. Cantik dan cerdas. Saya selalu menunggu kapan keduanya saling jatuh cinta. Emang begitulah tipe serial kesukaan saya, hate-love relationships yang awalnya benci kemudian jadi cinta. Tapi dongeng banget. Di dunia nyata seperti ini, seperti sekarang ini, itu sangat tidak mungkin.

Yang saya nggak suka, kenapa banyak banget konfliknya. Nggak habis habis. Entah sampai kapan tamatnya. Saya letih juga baca sinopsisnya. Ketika konflik satu selesai ada aja lagi konflik baru. Ishita dan Raman pasangan yang sangat cocok. Akting mereka berdua keren sekali.

August 24, 2016. 9.53pm

Saya selalu berpikir kalau saya adalah seseorang yang tidak berdarah bersih. Maksud saya. Separuh keluarga saya adalah kafirun. Saya jujur benci dengan diri saya sendiri yang selalu menuntut kesempurnaan dan tiada pandai bersyukur. Saya selalu berharap yang bodoh, saya berharap seandainya saya merupakan putri seorang ustad yang sholeh. Tapi takdir kita bukan kita yang menentukan. Kita tidak bisa memilih dengan rahim siapa kita lahir.

Namun, saya hanya merasa sedih. Saya sangat berbeda dengan teman teman sebaya saya. Mereka hidup dengan normal dan bahagia. Lain sekali dengan saya. Tidak bisa beribadah dengan normal. Karena selalu meragu. Terutama tentang apa yang terjadi dengan piring dan sendok yang saya pakai, tentang lingkungan saya.

Saya ingin segera mengubah hidup saya. Saya ingin cepat cepat menyelesaikan kuliah dan segera bekerja dan segera menikah dan hidup bahagia tanpa harus ditakuti dengan bayang bayang kafirun. Tanpa harus tinggal di istana penuh derita ini... Saya jujur saja merasa tersiksa disini. YaAllah berikan hambamu ini kesabaran dan banyak banyak kekuatan menghadapi semua ini. Badai tidak selamanya, karena ia pasti berlalu.

August 24, 2016. 9.37 pm.

Today was the test. Its 140 question about listening comprehension, structure and reading comprehension. I admit it was so difficult. Primely about the listening. It so hard for me to understand what the native speakers saying. They pronounce is great and so hard for me to understand. Not just me, even my friends here too.

I bet I get just an average score. And I admit my English still bad. I must repair it immediately because English is my major study.

My lecturer was so inspiring. He said that as a college student we must be independent. The student must by self to search the information. No reason accept if you just said "don't know the information". The study activities also will start at the first week of the September 2016.

Today was so nice day. And tomorrow will be technical meeting of the new student orientation. No spirit today. I am tired.

August 24, 2016. 9.28pm

Tuesday, August 23

Cuma sekadar share akan kegundahan malam ini. Besok merupakan ujian. Ujian pertama di kampus. Semoga hasilnya bagus. Nama ujiannya Placement Test.

Besoknya lagi technical meeting tentang PAMB. Banyak banget aturannya yang njelimet dan nggak penting. Harus sepatu hitam bertali lagi. Apa saya harus beli lagi. YaAllah. Duit lagi. Macam dia pikir enak kali nyari duit ya. Padahal kita ini bisa kuliah aja syukur. Kok ada aja aturannya yang cukup memberatkan.

Curcol mahasiswa baru.

August 23, 2016. 10.45pm

Night readers. Assalamualaikum. Today is matriculation days 6. And tomorrow is the placement test. I hope I can get good class. Last morning till noon. It just 2 session, because the last session is only waste time. You know what? The lecturer in last session doesn't come to the class. I little bit sad.

First session is about grammar again. I am so much impressed by this lecturer. He is totally cool. But I little bit scare. I think he is someone who doesn't accept any mistake. You know what, he was said this last meeting. "Do you know the difference between human and non-human beings?" Actually I want to answer his questions. The answer is "So many difference. Is it a must or important thing to us to mention the many things like that?" I scare to answer or to ventilate horizontally. I scare if I make mistake. The best solution is just be quiet I think. I must learn hard if I want to attend his class. I don't want make any mistake.

He then said about the importance of words. Like offend me. Like he now my condition right now. I am a ugly girl who love a perfect man. Haha ignore this.

But he motivated me. Because the perfect man, who have a pointed nose, white skin, tall, smart can falling in love with a ugly girl. It so much offend my condition now. Yes, now I am falling in love with that kind of man. He motivated me. That the perfect man can falling in love with this ugly girl because THE WORDS. So we the ugly girl must be soft and gentle when we are speak. We must speak with good words, with good grammar and must FOLLOW THE RULES. If we want to be an ugly girl who can make the perfect man falling in love. So cool motivation from him. But so much pressure. We must speak and writing grammatically. If we're not, then he can said that us is sick, that us is crazy. Little bit irritating. Because you know what. I conclude that he doesn't accept any mistakes. So in order we not make any mistake, we must learn hard and know the rules. So much pressure. Oh God. Make me strong!

The second session is about ICT. It is stand from Information Communication and Technology. Really amazing way he use to explain the materials. I am also impressed by him. He used game ways to explain the materials. So nice way, and make us don't feel sleepy. Make us happy.

The last session is we just waiting. But the lecturer doesn't come to the class. So sad.

August 23, 2016. 10.14pm

Siang readers. Post-an kali ini agak absurd. Ceritanya barusan saya menabung ke Bank pelat merah, nama banknya B**. Ternyata abang tellernya ramah banget. Pake nanyain, saya kuliah dimana, jurusan apa, udah semester berapa dan kelas pagi atau malam.

Waaa. Merasa sedikit tersanjung. Hihi. Tapi saya merasa agak aneh kalau cowok menjadi seorang teller bank. Biasanya kan cewek yaa. Hihi. Emansipasi laki laki. Tapi enak banget tadi di Bank. Sejuukk. Ceritanya saya lagi ngadem, habis pulang kuliah.

August 23, 2016. 1.25pm

Monday, August 22

Afternoon readers. Actually I have finished and published this writing at 2 pm this afternoon. But, I must postpone it. And my writing lost became draft. I don't know why it draft is empty.

I must postpone it. Because I am too hungry and must eat something after I am back home from the college. And now I continuing my writing.

Todays topic is about the matriculation days 5. Today was so superb and amazing. Because why? I have met 2 new lecturer. They both are man. The first session is by mam Endang. So slow and happy. Mam Endang remind me about my previous Economic teacher when I am in high school, Mam Sri Hardatin. Mam Sri and Mam Endang look same by their face, their body and their way when they speaking. Are they siblings? Why can be same like that. Hohoho. I am so much miss mam Sri.

Mam Endang was so kind and I like her. She continued her materials about SKS or System Credit Semester. It cools material.

The second session is by Mister Sudarsono. He was totally cool, little bit funny, and inspirational. I am feel slapped by him. Actually it's because my stupidness. I don't know yet, if the road that I pass during I am at this university is wrong. And last meeting I recently know. How stupid I am.

I didn't realize that. I just confuse when I am pass these road. Why this road is so deserted? So thats the answer. It is not a right road. Hmm. I am so sad.

Then Mister make all of us shocked. He order us to make 2 sentences using the tenses. Waaa. I am so shocked. And hurriedly write all of the sentences. Little bit scary if I making mistake. But fortunately I remember that all of the simple tenses asked by the lecturer. Thanks God.

The last session is by Mister Gatot. Cool too. But my listening is not too good. I also asking my friend. If she feel same like me, that mister Gatot when he speaking is little bit hard to understand? My friend say yes. Its little bit hard to understand. Sorry mister. But Mister Gatot was totally cool when he bring the materials about Time Management Skill. He remind us our purpose when we are here. Our purpose is finish the study less or equal to 4 years. We must not take long time to finish it. So, we must hardwork! And managed our time, planned it, and make the good program.. He also give a great advice that surely I will remember it forever. You come here to study here is you must be happy. If not. Leave it.

I also impressed by the slogan last noon. When he ask us to stand up and then asking, "Are you ready to finish the study just 4 years?". We answer with loud sound, "Yes, I am ready."  What a beautiful moment.

That is all of my story about last morning till noon activity. Matriculation days 5. Amazing Monday! Thanks for all the great lecturers. They are all is my inspiration. I hope my English language ability and skill is proficient and fluent. Also will be more good and more more more etc. But to be like they are. I must learn much and hardwork.

August 22nd, 2016. 4.44pm

Sunday, August 21

Night readers. Assalamualaikum. Kali ini mau sekedar sharing tentang apa yang saya tonton. Sebenarnya saya ini orang yang random, saya tidak punya tipe khusus ketika menyukai sesuatu. Misal meski saya suka beberapa drama korea bukan berarti segala sesuatu yang saya tonton itu semuanya korea. Saya random. Suka apa saja yang sesuai selera, sesuai ide cerita. Gak harus tipikal negara tertentu. Kadang saya suka korea, bisa juga suka hollywood, namun saya tidak bisa mengabaikan sinetron india ataupun film thailand. Ya, saya random. Saya menyukai dengan sederhana.

Saya sedang nonton sinetron Mohabbatein atau nama indianya Yeh Hai Mohabbatein. Jika diterjemahkan ke bahasa Inggris artinya it is love. Saya suka sekali dengan ide cerita yang sepasang suami istri yang saling benci kemudian menjadi cinta. Kebanyakan yang saya tonton selalu hate love relationship, hubungan benci cinta. Entah kenapa saya selalu tertarik dengan ini. Banyak sekali film/drama/sinetron yang saya tonton dengan genre ini. Misalnya, JodhaAkbar India, IstriSeparuhMasa Malaysia, MAID Malaysia, kalo korea tu jarang atau saya yang lupa. Kalau Indonesia kadang FTVnya, tapi saya nggak hafal judulnya.

Tema seperti itu membuat saya sangat terkesan. Lucu sekali ketika melihat kedua tokoh utama saling membenci tapi kemudian ada scene romantisnya. Aww menggigit sekali.

Itu yang saya tonton sekarang. Mohabbatein. Saya naksir dengan pemeran Raman Bhalla. Ya, tipe saya banget, hehe, dia seorang hot daddy. Oh my god. Dia tipe saya banget!

Saya InshaAllah akan share sinopsisnya setiap hari. Tapi juga ini hasil translate dari situs yang di India. Karena sudah larut malam. Saya harus istirahat dulu. Untuk menyambung tenaga esok hari. Karena setiap hari saya harus berjuang. Berjuang menuju mimpi saya. Saya harus bekerja sangat keras. Fighting! Semangat!

21st August 2016. 10.07 pm

Hello readers. I just wanna tell you what happened this morning. Today was so amazing and inspirational day for me and of course for all of my friend in LCC. This sunday was so opened my mind. In this LCC last morning, we so lucky because a famous and success novelis Sidik Nugroho come and share his knowledge to us. What kind of a honour.

I am totally inspired and wanna be like him. Have much published novel by a famous publisher in this country,  GRAMEDIA. I wanna be a good readers also good writers. I wanna be famous like my favorite novelis, AsmaNadia, J.K Rowling also IlanaTan and SuriRyana.

Now. I am not yet take a bath. I am worried if he come suddenly and I am not prepare my best look for him. Okay that's all readers. I'll be back at eve.

August 21st, 2016. 4.43 pm

Saturday, August 20

Jejak senja menyusupi malam yang kelam. Fira tak tahan lagi menghadapi neneknya. Nenek jahat yang begitu jahat padanya meminta mengasihaninya. Hati yang semurni safir itu, pernah pecah dan retak karena kezaliman nenek. Namun ia tidak pernah tahu, kalau sakit hatinya luluh karena ketidakberdayaan orang yang pernah menyakiti dirinya dan seluruh keluarganya, ia juga takkan menduga, itu jugalah yang menjadi pintu jodohnya.

Neneknya memohon-mohon untuk dibawa ke rumah sakit. Dia tersiksa dengan luka diabetik yang dialami. Tapi apa daya Fira, dia hanya cucu di keluarga ini. Dia tidak bisa seenaknya menggendong nenek ke rumah sakit. Ini semua harus dirundingkan terlebih dahulu dengan kedua belas anaknya yang lain.

Fira, dia gadis yang sangat beruntung. Cucu kebanggaan keluarga ini. Dari puluhan cucu yang dimiliki si nenek jahat, hanya ia dan adiknya yang berkesempatan merawat si nenek di usia senjanya. Fira bahagia akan hal itu, dia menganggapnya hikmah dari segala penderitaan yang ia alami. Walau sebelumnya ia berdarah darah menahan perih luka akibat perbuatan si nenek.

Mereka sepakat membawa nenek ke klinik luka. Malam ini ia tidur di sana. Ia menemankan nenek yang sungguh kasihan, tiada satupun yang mau menemaninya. Hanya Fira. Dan juga mereka bertemu pertama kalinya disini. Dhani, perawat cowok yang membuat jantungnya berdetak tak keruan.

Neneknya cerewet sekali. Namun itu wajar untuk orang tua seusianya. Fira maklum dan selalu berusaha bersabar. Ia sudah terbiasa dengannya. Kali ini neneknya meminta ia menggendongnya agar bergeser mendekati ujung kasur pasien. Ia segera tergopoh gopoh ke ruangan bang Dhani.

"Permisi Bang. Tolong, angkatkan nenek saya!"
Abang itu tersenyum dan tertawa. Dalam benak Fira, apa yang lucu? Dhani segera menuju tempat nenek Fira. Dia mengangkatnya dengan kuat.

Fira kagum dengannya, tampak macho banget. Tapi dia menggumam, dia kan cowok wajar dong kalo kuat ngangkat neneknya.

Seminggu disana, neneknya dinyatakan boleh pulang. Meski begitu. Jodoh seperti mengatur ia dan Dhani. Pertemuan mereka tidak berakhir. Bahkan hingga kini. Setiap dua hari sekali Dhani datang untuk merawat luka neneknya. Fira mati matian berusaha. Dia jatuh hati pada pemuda tampan dan ramah ini. Dia menjadi lebih rapi dan merawat tubuhnya. Tapi hingga kini tak ada sinyal kalau Dhani juga tertarik padanya.

Bulan Agustus hampir berakhir. Fira sudah menyerah. Usahanya tidak membuahkan hasil apapun. Dhani tampaknya tidak menaruh perasaan pada Fira. Fira berhenti dengan sendirinya. Ia yang berjanji menunggu Dhani, kali ini melepaskan janjinya. Dia menghindar dari Dhani. Setiap mengingat namanya, hatinya terasa sesak. Menyadari betapa tidak sempurnanya dia sehingga tak bisa merebut hati Dhani.

Di sore hari menjelang malam. Entah ada angin apa. Tiba-tiba saja sebuah chat masuk ke ponsel Fira. Chat dari Dhani. Fira antusias. Biasanya ia yang chat duluan. Dan, kadang tidak dibalas. Tapi kali ini aneh.

"Assalamualaikum Fi. Apa kabarnya?"

Fira bahagia sekali. Apa maksudnya ini? Hatinya menerka. Namun ia tak mau menjadi gadis yang murah ia menunjukkan kualitasnya.

"Waalaikumsalam. Alhamdulillah baik. Tumben ngechat, ada apa ya?"

Dia menjawab sekenanya saja. Seperti ingin membalas perlakuan dingin yang ia dapatkan sebelumnya.

Dhani yang berada di rumahnya bingung menjawab apa. Dia mengakui hatinya sendiri kali ini. Dia menyukai gadis muda itu. Gadis yang sangat ia kagumi. Gadis manis yang menyayangi neneknya. Dia tidak menjawab chat balasan Fira. Dia malah mengambil dan membuka kotak cincin yang telah dibeli sebelumnya. Hatinya ragu, ia takut ditolak. Kali ini dia mematahkan rasa takutnya. Dia akan mencoba.

Fira menanti balasan. Hatinya mendengus. Husss. Kenapa juga aku harus jadi orang bodoh yang menanti balasan chat seperti ini. Dia berbaring baring santai seraya belajar untuk persiapan kuliah besok.

Hape nya bunyi lagi. Dia berdebar ingin melihat apa balasannya. Matanya terbelalak. Dia terperanjat.
"Abang dah di rumah Fi. Keluar Fi, ada hal penting yang ingin abang omongkan."
Tanpa ba bi bu. Fira segera keluar. Rasa bahagia meliputi hartinya yang pernah luka.

Fira keluar dengan hati hati. Melewati adiknya yang sedang tidur. Dia membuka pintu dengan senyuman yang luar biasa. Dhani terpesona seperti biasa. Kali ini ia tak bisa menahan perasaannya pada Fira. Gairahnya begejolak sebagai pria.

"Eh, ada apa Bang! Sampai kesini?"
Fira bertanya heran. Dhani turun dari motornya. Ia menatap Fira sampai Fira menahan nafas. Jantungnya. Jantungnya sungguh kacau.

"Maaf mengganggu malam malam begini. Abang ada sesuatu untuk Fira."

Dia menyerahkan kotak pink yang cantik itu. Fira tak dapat menahan perasaannya ketika melihat kotak itu. Ia sungguh bahagia hingga air matanya jatuh.

"I... ni? Untuk saya?"
Dhani salah tingkah melihat reaksi Fira yang menangis. Dia membuka kotak tersebut. Sepasang cincin putih yang indah.

"Fira mau menerimanya?"
Fira tak bisa berkata kata lagi. Ia speechless. Hanya mampu mengangguk pelan.

Dhani memasangkan cincin itu di jari manis kanan Fira. Seolah menandai, kini Fira adalah miliknya. Kemudian dia memakai yang satunya di jarinya. Setelah itu ia berkata,

"I love you, Fira."
Kalimat terindah yang sangat dinantikannya.
"Me too." Fira menjawabnya dengan pelan.

Mereka berdua resmi menjadi sepasang kekasih. Tanpa orangtua dan keluarga Fira tahu. Itu karena Fira menyadari nasehat ayahnya yang tidak suka ia berpacaran sebelum lulus kuliah. Namun semua keluarga Dhani telah mengenal Fira. Dia melamar Fira tepat saat Fira wisuda. Kisah cinta mereka berakhir bahagia selamanya.

August 20th, 2016. 10.07 pm

Friday, August 19

Assalamualaikum. Night readers. Alhamdulillah for this day. Because what, we can go home earlier than usually. Today is the 4th days of matriculation and tomorrow is free. Last noon. I am so sleepy because the lecturer was not interactive. I think she just talk with herself. Make me and almost my friend all of there sleepy too. Its suffered me to hold my sleepy eyes.

When I am arrived home. I am started to change my grandmas diapers. So sad to see her like that. Can't doing anything. Just sleep along day. But, its normal because she is too old.

After that I am sleeping for 2 hours. From the noon till this evening, I am tidied my room. I am totally tired. And now at this 21.39,  I want to sleeping again. But, I must doing something before sleep. I wanna make a short story. Beautiful story. About me and my (candidate) future.

I think thats all. See you tomorrow.
August 19th, 2016

Thursday, August 18

Assalamualaikum readers. Lagi lagi saya cerita tentang matrikulasi, hehe. Jangan bosen ya. Tadi matrikulasi hari ketiga, sesi pertama yaitu pak albert. Dosen yang keren banget. Baik dan ramah. Sesi kedua yaitu bu Rahayu, cantik dan baik juga, serta menginspirasi sekali. Yang terakhir pak Luandi. Sama dengan pak albert, orangnya cerdas banget. Dosen di prodi saya almost they are cool!

Tadi pak albert mengajar materi writing. Dia bertanya ke semua mahasiswa, siapa disini yang setiap hari menulis. Wah, saya dengan bangganya mengangkat tangan. So what you write? Everyday I am write my diary. You write it in English? No. Saya jadi malu. Dulu sekali saya memang menulis dengan bahasa Inggris. Tapi, peerlahan lahan menghilang entah kenapa. Dan mulai sekarang, saya akan  berusaha menulis dengan bahasa Inggris setiap hari.

Di sesi kedua dengan Bu Rahayu. Beliau mirip guru tersayang saya, ibu guru matematika saat smp, bu sukarni. Pakaiannya sangat modis dan chic! Beliau orang yang sangat mengedepankan sopan santun. Dan kami Alhamdulillah tadi diajari olehnya bagaimana bersopan santun. Cool banget.

Sesi terakhir oleh pak Luandi. Dia sangat sangat cerdas. Bahkan saya masih ingat dengan istilah tadi yaitu ventilate horizontally dan ventilate vertically. So cool.

Hari ini berjalan biasa biasa aja. Kuliah, mampir ke bengkel, kemudian pulang, baca novel kesukaan, nonton red eye film, berkemas2 pindahan yang belum selesai selesai, kena marah tante dan terakhir menunggu yang ditaksir datang. Kasian nenek saya kesakitan.

Sekian reader postan hari ini. Assalamualaikum.
August 18th 2016

Wednesday, August 17

Hello readers. Night. Assalamualaikum. Sepanjang hari ini Alhamdulillah saya merasa bahagia sekali. Karena ikut upacara peringatan hari kemerdekaan republik tercinta ini di kampus. Hari ini nggak matrikulasi, break karena event upacara.

Saya merupakan mahasiswa penerima beasiswa. Jadi sebuah keharusan bagi saya untuk ikut upacara karena setelahnya ada kegiatan pembekalan. Upacara tadi awal mulainya, saya turun dari rumah bahkan jam 6 pagi.

Kegiatan pembekalan tadi sangat seru dan menyenangkan. Meskipun ada beberapa sesi yang membosankan dan membuat ngantuk.  Yang tidak bisa saya lupakan tadi, kami berjalan cukup jauh dari tempat upacara menuju tempat kegiatan pembekalan. Tau nggak ketika di jalan besar? Kami berlari! Sekitar hampir 1000an orang berlari. Seru banget and totally cool. Hal ini terjadi lagi ketika pulangnya. Saya keteteran. Mungkin karena malas olahraga, hihi.

Saya benar benar merasakan kelelahan luar biasa. Mulai aktivitas dari pagi tanpa sarapan hingga pukul menjelang 5 acara baru selesai. Tapi worth lah, acara itu banyak manfaatnya! Rupanya ini rasanya jadi maba. Saya bersyukur sekali. Dan, saya jadi memiliki banyak sekali teman yang berasal dari daerah looh.

Ini sekarang saya nulis di bloggeroid. Saya lagi malas buka laptop. Badan sudah letih dan tepar. Tapi saya komitmen untuk tetap menulis setiap hari. Btw, cucian piring dan baju lagi banyak-banyaknya. Mana pindahan saya belum kelar kelar. Pulang dari acara selain letih dan tepar, kepala saya juga nyut nyuttan. Hmm. Malam ini mau tidur awal dan istirahat. I am need rest.

Eh, saya lupa. Saya belum ngucapin. Jadi saya mau ngucapin selamat hari kemerdekaan ke 71 untuk negara tercinta, NKRI. Harapan saya semoga negeri ini makin sejahtera dan bisa jadi lebih baik lagi. Dan, semoga saya bisa jadi bagian itu karena saya cinta bangsa saya, tanah air saya, dan saya ingin menyejaterahkan dan juga memajukan tanah air ini. Tadi sempet lihat kemeriahan agustusan di gang gang, salut dehh, acara seru seruan yang cuma setahun sekali. Panjat pinang.

August 17th 2016

Tuesday, August 16

Night readers. Sekarang 23.27 saya capek sekali. Hari ini merupakan hari yang sangat panjang. Saya matrikulasi lagi, hingga jam 12.15. Lebih cepat dari yang semalam, semalam sampai pukul 13.30. Matrikulasi hari ini agak memilukan saya. Karena meski sudah bangun pagi, entah kenapa saya masih telat juga. Untung saja belum ada dosen. Kalau telat saya akan malu sekali. Prinsip saya, pantang telat! Gara-gara telat saya nggak kebagian tempat untuk duduk di depan. Saya duduk di bangku paling ujung di belakang. Huuu sedihnya. Padahal ini pertama kalinya duduk dan belajar di kelas seperti kuliah pertama kalinya.
Sesi pertama luar biasa banget. Dibawakan oleh Ibu Yanti Ph.D. Cool banget orangnya. Dosen favorit. Entah kenapa saya jadi berharap kalau dia bisa jadi dosen PA saya. Saya berdoa kepada Allah, semoga saya mendapat dosen PA terbaik, dan semoga saya bisa lulus kuliah kurang dari 4 tahun. Aamiin.
Saya sangat terinspirasi dengan Bu Yanti ini. Dia benar-benar hebat. Mengambil master degree in Monash University, Australia. Kemudian Ph.D di Rochester University, USA. Itu semua impian saya untuk bisa kuliah master dan doktor abroad. Sesi pertama ini kami saling mengenalkan diri seperti why we are choose english? what we are usually do with english? Jawaban saya, why I am choose english is because I love English and my dreams are study master and doctor abroad, also travel around the world. What we are usually do with english? Jawaban saya, I usually read a novel in English.
Sesi kedua tentang pengenalan sistem kuliah oleh Bu Endang. Dia dosen senior di universitas. Dan, bu Yanti dan beberapa dosen dulu ada mahasiswanya. Menyenangkan, padahal pertama kali di masuk saya mengira dia garang. Rupanya nggak, hihi. Ampunilah hamba yang suudzon ini.
Sesi terakhir dengan Bu Wardah. Di antara semua dosen yang saya lihat meski hanya beberapa, saya paling kagum dengan Bu Wardah karena kemampuan speaking skillnya yang menakjubkan. Dia berbicara dengan sangat fasih dan smooth, nggak kalah sama bule. Mengalir saja, kadang ada dosen yang masih buffering alias loading ya. Meskipun begitu, mereka loadingnya cepat, kalo saya jangan ditanya, loadingnya lama dan saya juga orangnya panikan. Ujung-ujungnya ngomong gak jelas, hihi.
Bu Wardah cerita banyak tentang hidupnya dan disitu saya salut dengan bu Wardah. Pokoknya dosen-dosen yang baru saya lihat dan kenal semuanya, AWESOME.
Pulangnya saya mampir ke tempat kontrakan teman. Rasanya seperti mengingat kejadian lampau. Saya pernah tinggal satu kamar kosan dengan ayah, ibu dan pokoknya total berlima. Meski tidak sesadis saya, rumahnya itu cukup menyedihkan. Sangat sempit dan hanya papan tok! Saya nggak bisa membayangkan dalam kamar yang sempit itu mereka berbagi ber-3. Meski sudah pernah mengalami sih. Saya merasa bersyukur sekali sekarang. Hidup saya banyak berubah menjadi lebih baik.
Hari ini saya resmi pindah ke kamar atas. Kamar yang hanya bisa ditinggali sore, malam dan pagi hari. Jangan berharap siang hari saya akan ke kamar saya, karena di kota ini panasnya sangat luar biasa. Sungguh lelah mengangkut barang-barang ke atas. Mana banyak lagi. Entah apa-apa jak barang saya tu.
Sekian readers, saya ngantuk banget. Besok kemerdekaan! Salam merdeka! Hidup Indonesia ke 71 tahun. Doa saya, semoga bisa menjadi negara maju dan ramah pendidikan serta semoga bisa menyejahterakan semua rakyatnya tanpa terkecuali.
Oh ya. Sore tadi juga dia datang. Masih membuat jantung saya berdebar. Bahkan dia sedikit menanyakan tentang bahasa Inggris. Tapi sedih juga, karena yang tertarik sebenarnya bukan dia, tapi temannya. Hmm.
Good night! Bye! Besok, saya harus stay dari jam setengah 6. Taulah kan? Ceremony! Btw ini yang pertama setelah lama banget gak upacara. Padahal dulu ogah banget ikut upacara. Hihi.

August 16th 2016



Monday, August 15


Night readers. Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Jasmine is coming back. Hari senin ini saya kembali merasa sekolah, kembali belajar seperti yang dulu dilakukan sejak SD. Ini mungkin secara resmi saya menjadi mahasiswi prodi bahasa inggris ptn di kota saya. Kegiatan ini namanya matrikulasi. Dulu pernah denger istilah ini dari kakak kelas yang liqo alias pengajian bareng, matrikulasi inilah yang menjadi alasan mereka untuk absen liqo.
Baca-baca dari internet, matrikulasi ternyata program pengenalan sebelum memasuki dunia kampus. Tadi pagi saya bangun pagi dan berkemas-kemas rumah. Saya menyempatkan nyuci dan jemur baju. Bukan main saya buru-buru sekali karena melihat jam sudah hampir pukul 8. Matrikulasinya sendiri dimulai jam 8 pagi. Saya selama di motor ketakutan. Tepatnya takut terlambat. Jarak rumah ke kampus sendiri lumayan ya, 20 menitan.
Pas dah sampai di kampus, saya melihat mahasiswa banyak yang berbaris dan memakai pakaian seperti saya yakni putih-hitam. Bukan main saya hampir aja shock dan berhenti gitu aja. Untung, di depan saya ada temen sesama prodi. Dan saya baru inget, kalau tadi itu bukan fakultas saya tapi fakultas mipa. Fakultas tetangga saya.
Alhamdulillah saya bersyukur ketika sampai parkiran masih rame teman-teman sesama prodi. Ternyata matrikulasinya ngaret.
Kegiatan alias sesi pertama dibawakan oleh head of department. Dosennya keren, karena ketika berbicara dengan maba alias kami dia menggunakan bahasa inggris dengan fasih. Dia memberitahu kalau prodi kami adalah prodi yang paling awal matriks. Hehe. Dia juga banyak sekali memotivasi kami. Dia bilang setiap tahun universitas kami mengirim mahasiswanya keluar negeri. Wah, ini cita-cita saya ini belajar dan kuliah di LN.
Sempat juga bertanya, Why you choose English? Akan saya jawab di artikel selanjutnya ya. Kemudian break, saya berkenalan dan berbincang-bincang dengan teman-teman seprodi. Saya disini berdoa, agar jangan sampai kejadian saat masa SMA saya terulangi kembali. Kejadian yang saya takutkan yaitu kelas terpecah menjadi geng-geng dan berkubu-kubu. Saya tidak suka bergeng-geng seperti itu, lebih nyaman kalau kita berbaur dengan semua orang.
Setelah sesi pak kepala prodi kami semua maba yang berjumlah hanya kurang lebih 60an orang kemudian berjalan kaki menuju perpustakaan kampus. Kami kemudian diberi materi oleh ibu Eni yang merupakan direktur di perpustakaan tersebut. Saya sungguh terinspirasi dengan beliau. Karena dia doktor, karena dia cerdas, karena dia pernah ke LN dalam rangka lomba dan dalam rangka pertukaran pelajar. Wah, ini juga cita-cita dan impian saya untuk bisa ikut pertukaran pelajar. Tapi saya agak takut, apa dengan ikut pertukaran pelajar, kuliah saya jadi terganggu? Padahal, saya ingin menamatkan kuliah saya secepat-cepatnya.
With ibu Eni, totally inspired me!

Juga berkembang isu di prodi saya, kalau di prodi ini rata-rata mereka menyelesaikan skripsinya selama 5 tahun. Dan, kakak murabbi saya alias kak zulfa juga prodi ini dan juga hiks hiks dia skripsinya juga 5 tahun. Waaa saya tidak mau seperti itu, sayang umur. Jika dihitung-hitung. Selesai S1 umur saya 22 tahun, lanjut S2 2 tahun menjadi 24 tahun. Itu jika ketika lulus, kita langsung lulus beasiswa dan langsung kuliah. Namun itu jarang terjadi biasanya masa tunggu beasiswa 1 tahun ya, kalo Lolos, kalo nggak ya mungkin bisa nambah masa tunggu menjadi 2 atau entah berapa tahun.
Saya berdoa kepada Allah dan juga meminta restu kepada kedua orangtua sejak sekarang. Mudah-mudahan semua rencana saya berjalan baik dan saya bisa meraih gelar S3 saya dengan umur kurang dari 28. Karena sebagai wanita sejati saya juga ingin menikah cepat dan punya anak. Hehe.
Selain itu ibu Eni juga mengingatkan kami tentang berorganisasi. Beliau menyarankan jangan sibuk berorganisasi. Ingat tujuan utama ke kampus adalah kuliah dan belajar. Saya jadi sedikit ngeri. Padahal saya sudah ancang-ancang ingin ikut ini-itu, mulai dari BEM, ROHIS, MAPALA, EnglishStudentAssociation, Seni Teater, Seni Tari, Kepenulisan, Pramuka. Gila gak tuh? Kebanyakan yaa? So, kita lihat ke depannya ajalah. Semangat untuk besok matrikulasi hari kedua.  


August 15th 2016

Sunday, August 14

Sepasang mata itu sungguh indah Menegaskan kejantanan seorang lelaki
Membuat si buruk rupa menyadari
Untuk mendapatkan anda dia harus berubah menjadi cantik
Namun bagaimana caranya?

Jiwanya terluka karena menyukai anda
Hatinya tercabik-cabik
Hati dan perasaan sepenuhnya milik anda
Si buruk rupa tak bisa membuat anda
Sedikitpun melihat ke arahnya

Sudahi rasa yang membunuh ini
Dia sedikitpun tak tertarik
Bagaimana mungkin tertarik?
Pada seorang gadis buruk rupa yang malang

Poem at this sunday, 14 august 2016

posted from Bloggeroid


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Namun apa boleh buat saya tetap harus update blog sesuai janji dan komitmen saya sendiri untuk update blog setiap hari. Everyday writing! Hari Sabtu jam 11 siang merupakan hari saya untuk mempertahankan hidayah. Hari saya untuk bimbingan agama Islam. Kegiatan yang disebut dengan Liqo alias Mentoring alias Tarbiyah atau Pengajian. Saya sudah standby menunggu tebengan karena masih troma akibat tabrakan minggu lalu dan pantat masih nyeri sehingga belum berani bawa motor sendiri. Dan sampai batas waktu alias jam setengah 12, temen saya nggak datang-datang.
Fiks saya nyantai-nyantai. Begitu buka hape, saya terkejut. Saking terkejutnya saya jatuh dari kursi pemirsah. Temen saya bilang dia otw. Saya pun bersegera berganti baju untuk ikut kegiatan itu. Mendadak sekali mana telat.
Saya dan temen saya sampai jam 12 readers dan ternyata Murabbi saya baru datang. Hmm. Nggak kebayang kalau saya datang jam 11, pasti saya pulang duluan. Dan, memang Nisa teman saya pulang duluan karena nggak ada orang. Walhasil kami liqo hanya bertiga dan sampai jam setengah tiga. Bodohnya saya terbawa kunci rumah sehingga adik dan paman saya terlantar di luar. Begitu pulang ke rumah. Saya shocked. Kok pintunya kebuka?
Saya pelan-pelan masuk. Takut dimarahin habis-habisan bo’. Semuanya ngedumel ke saya. Dalam hati saya, biasalah penyakit saya PELUPA lagi kambuh. Saya melihat ke arah kuncian pintu. Apa? Besinya dipotong? Luar biasa paman saya. Saya ketakutan dan shock. Takut dimarahi sebenarnya dan shock tak menyangka supaya bisa masuk mereka memotong besi pengganjal pintunya.
Goodbye readers segitu dulu karena saya sudah ngantuk berat ditambah baju yang saya jemur tadi pagi belum dilipet. Huhu banyak kerjaan. Bye, esok kita jumpa lagi dengan cerita yang menarik. Assalamualaikum!
Pontianak, 13 Agustus 2016
Sumber gambar: fitrisblog.wordpress.com


Saturday, August 13


Jumat barokah hari ini. Alhamdulillah saya full sibuk banget. Kata fans: “Eleh sibuk apaan juga, kerja juga kagak!” Hihi sorry fans saya sibuk karena ada 3 agenda yang harus dilakukan. Pertama, saya harus ke sekolah alias almamater saya SMAN 2 Pontianak untuk menghadiri Stadium General BBQ. Luar biasa efek yang ditimbulkan setelah saya menyaksikan slide demi slide. Kedua, saya harus balik lagi ke kampus. Karena tau? Ada syarat yang kurang padahal mereka ngasih infonya mendadak. Walhasil saya balik lagi deh. Tapi nggak apa-apa saya suka banget ke kampus. Maklum yah, masih bersepok-sepok ria. Euforia seorang mahasiswi baru.

Untuk agenda ketiga yaitu ngembaliin buku ke perpus daerah. Saya nggak jadi ngelaksanainnya. Karena waktu udah semakin mepet dan temen saya udah mual nemankan saya seharian menjalani agenda yang panjang. Yaudah agenda ketiganya dialihkan besok dan saya berharap semoga gak denda.

Hari ini benar-benar Jumat yang membahagiakan karena saya ketemu Abang Nurse yang super duper bening dan baik.


Pontianak, 12 Agustus 2016
Sumber gambar: ruang-kampus.blogspot.com

Wednesday, August 10


Judul: Crazy Little Thing Called Love atau First Love
Artist: Baifern Pimchanok, Mario Maurer
Negara: Thailand
Tahun: 2010
Nilai: 10/10
              
Hello readers. Assalamualaikum. This is jasmine talking eh writing again. Hari ini saya mau review film ajah. Bingung mau isi blog ini dengan apa. Saya lagi nggak ada ide. Tapi, ide untuk mereview film yang rekomendid untuk ditonton, bukan ide buruk. Semalam saya sukses baper banget gara-gara film ini. Kenapa? Check it out.
Kisah ini tentang Nam dan Shone. Nam seorang gadis jelek yang suka dengan senior alias kakak kelasnya. Kemudian dia melakukan segala perbaikan pada dirinya agar menjadi cantik. Bisa dibilang kisah kami hampir mirip, namun ya, saya tidak seberani dan secantik dirinya. Beda dengan Nam ya, saya masih nggak cantik. Masih item, masih kacamataan. Kalo Nam dulu item dan kacamataan, makin hari dia makin cantik dan berubah. Dia menjadi lebih putih dan normal, tidak kacamataan lagi. Dia seperti itu agar bisa menarik perhatian Shone. Dia berhasil menarik perhatiannya, tapi tidak berjalan mulus.
Btw saya udah nonton film ini berkali-kali, namun tetap aja nangis dan ketawa padahal sudah tau ceritanya. YaAmpun. Btw lagi, ini satu-satunya film yang buat saya nonton berkali-kali. Di laptop saya bahkan masih banyak film yang belum saya tonton.
Seperti Nam, saya juga pernah menyukai kakak kelas dan juga teman sekelas saya. Saya berusaha berubah, belajar lebih giat supaya pinter, maskeran biar putih, bahkan pake parfum biar harum biar dia senang berada di dekat kita. Tapi nggak berhasil, dia tetap tidak menyukai saya. Tidak dengan Nam, pria yang ia sukai, Shone. Juga menyukainya. Bagai mimpi, mana si Shone itu ganteng banget.
Adegan-adegan di film ini sukses buat saya ketawa cekikikan malem-malem, nangis bombay, senyam senyum sendiri. Kali ini yang sukses buat nangis. Nam akhirnya lebih dulu menyatakan perasaannya kepada kak Shone. Adegannya di kolam renang. Karene ya Shone ini agak budek mungkin dan nggak peka. Entah udah berapa kali Nam itu memberi kode. Shone juga kayak pengecut, suka dengan Nam tapi tidak memberitahu Nam. Karena dia ada janji dengan sahabat baiknya. Dia lebih mementingkan persahabatan dibanding cinta.
Saat itu dalam menyatakan perasaanya. Nam memberi sebuah bunga melati putih dan kartu ucapan pada Shone. Tau nggak? Rupanya si Shone malah udah jadian dengan yang lain. Nam terkejut dan down. Dia tertawa sambil menangis. Pura pura senang dan bahagia menyelamati Shone yang baru jadian. Saking sedihnya dia berjalan dan kemudian jatuh ke kolam. Shone berusaha membantunya, tapi kita sebagai cewek ya jaga gengsi lah ya. Nam menolak bantuan Shone. Ini sukses banget buat saya nangis.
Nyesek banget. Mereka saling menyukai, tapi keduanya tidak tahu. Nam mengira Shone tidak menyukainya karena tidak kunjung menyatakannya bahkan tidak menanyai nomor hape Nam. Shone sendiri, nggak bisa suka dengan Nam karena waktu itu Nam pacaran dengan sahabat baiknya.
Untung aja happy ending readers, kalo enggak saya bakar itu laptop saya. Eh, sayang deng. Untuk tahu endingnya, nonton deh filmnya. Atau kalo udah nonton, jangan lupa comment. Film ini di jamin nggak bakalan buat kalian kecewa, karena bener-bener film yang rekomendid. Dan, saya suka sekali dengan film romance ya. Bagi saya, cinta dan manusia tidak dapat terpisah. Topik cinta, nggak ada matinya. Selamat menonton!


Sunday, August 7



Waktu itu bapak dan mak saya pulang dari kabupaten S. Mereka pulang saat itu karena hari lebaran idul fitri 2016. Waktu sedang kumpul bersama, bapak bilang ke saya “Kayaknya bapak hanya mampu kerja sampai 2 tahun lagi”. Saya terhenyak. Bapak secara tidak langsung mengancam saya. Apa maksud ancaman bapak ini? Dia seakan mengisyaratkan pada saya sebagai sulung di keluarga ini. Saya harus bekerja untuk menghidupi keluarga saya. Saya akan menjadi tulang punggung keluarga. Tidak bisa bergantung lagi pada Bapak saya.
Sebenarnya saya juga maklum dengan kondisi bapak saya. Bapak saya menderita diabetes. Dia tidak mampu lagi bekerja. Dia memaksakan diri bekerja, karena untuk keperluan saya dan adik-adik saya yang masih sekolah. Mulai dari sekarang saya sudah harus menyiapkan mental saya. Kuliah sambil bekerja menjadi tujuan saya sekarang.
Ancaman bapak waktu itu sangat membekas di hati saya. Sekaligus menegaskan agar saya tak usah bercita-cita tinggi. Sebab, tiada yang bisa menyokong saya. Apalagi cita-cita saya adalah kuliah di kota lain. Sangat butuh uang yang banyak.
Ahh, saya tidak tau lagi harus bagaimana. Saya hanya perlu menjalani takdir ini dengan ikhlas dan hanya harus banyak-banyak bersyukur. Sejak awal keluarga saya memang memiliki kondisi ekonomi yang sulit. Saya hanya berharap akan ada keajaiban ketika saya dewasa nanti, kejaiaban yang saya akan dipersunting oleh lelaki sholeh dan baik hati yang mapan. Seperti mas De. Ar. si perawat itu misalnya.

Picture from sinarharapan.co


Friday, August 5

Assalamualaikum readerss. Hallo. Jasmine kembali lagi. Ingin sedikit bercerita kalau di tahun 2016 ini banyak sekali yang berubah dari diri saya. Di tahun ini saya genap berusia 18 tahun. Usia yang sudah dapat dikatakan dewasa dan harus mulai memikul banyak tanggung jawab. Perubahan terbesar dari diri saya, yaitu saya sudah tidak menjadi siswa lagi di sekolah. Saya kini beralih menjadi mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi Negeri alias Universitas. Rasanya excited!

Menurut kalender akademik, di bulan-bulan ini akan ada matrikulasi. Matrikulasi yaitu sejenis kelas penyetaraan untuk program studi tertentu. Program studi yang saya ambil yakni Pendidikan Bahasa Inggris ternyata diwajibkan ikut matrikulasi. Di Indonesia, matrikulasi berlangsung singkat saja, tidak seperti di negara yang lain bisa sampai 1-2 tahun. Tapi balik lagi ke kebijakan Universitas masing-masing sih. Di Universitas saya, matrikulasi berlangsung 2 minggu.

Saya semangat banget untuk mulai kuliah pertama kali di bulan Agustus ini. Banyak sekali hal yang ingin saya capai. Saya ingin kuliah saya cepat selesai dan segera setelah itu melanjutkan S2 dan hidup merantau menjauh dari kota Pontianak ini.





Thursday, August 4


Hallo. Assalamualaikum readers. Maaf semalam saya nggak ngepost seperti biasanya. Alasannya saya sakit, nyeri luar biasa. Akibat kecelakaan pada selasa pagi kemarin. Saya tidak tahu bagaimana persisnya, karena bangun-bangun saya sudah ada di pick up. Diantar menuju klinik terdekat.
Saya benar-benar beruntung. Kalau saya meninggal saat itu. Saya tidak mungkin ada di sini sambil mengetik ini. Terimakasih ya Allah. Ini mungkin cara Allah untuk membuat saya kembali ingat padaNya.

Kronologisnya seperti ini. Pagi hari kemarin itu tepatnya jam 7 kurang, saya ingin pulang ke rumah. Saya habis menemankan nenek saya di klinik. Tujuan saya pulang ke rumah yaitu saya mau menjemur pakaian yang sudah saya cuci di hari sebelumnya. Berangkatlah saya.
Waktu itu kondisi jalan ramai anak sekolahan ya, apalagi udah jam 7 kurang. Pastilah mereka terburu-buru. Saya dah niat dalam hati, sebelum pulang ke rumah mau minum jamu dan membeli barang di pasar.
Kebetulan, di tepi jalan ada bibi jamu yang sedang lewat. Kemudian saya menepikan motor saya dengan tidak lupa menyalakan lampu sign. Setelah motor saya menepi, kemudian saya memberhentikan motor dan ingin bersegera turun. Belum sempat turun. Brakkk! Ada motor yang menabrak saya dari belakang. Saya terjatuh dan tidak sadarkan diri. Waktu itu saya merasakan sakit luar biasa pada bagian pantat saya. Pantat saya seperti menabrak sesuatu. Rasa sakitnya luar biasa dan rasanya ingin menangis.

Hingga kini rasa nyerinya sedikit berkurang. Tapi saya khawatir, jangan sampai ada tulang di bagian pantat saya yang patah. Karena masih nyeri sampai sekarang, saya kesulitan untuk duduk. Hampir saja saya berpikir kalau saya mati. Ditabrak seperti itu membuat saya ketakutan pantat saya robek atau bagaimana. Tapi syukurlah, saya masih hidup dan masih bisa mengetik di sini hingga saat ini. Kata perawat, pantat saya lecet saja.

Alhamdulillah Allah SWT masih memberi saya kesempatan untuk hidup. Tau nggak siapa yang menabrak saya? Anak SMA yang mau pergi ke sekolah. Saya kesal banget. Kalau saya mau saya bisa aja lapor pada polisi. Apalagi di sini yang bersalah mereka, menabrak saya. Tapi sudahlah, damai lebih indah. Semoga tulang saya nggak ada yang patah ataupun bermasalah. Aamiin.


Tuesday, August 2


Hallo. Assalamualaikum semua. Udah 1 Agustus aja. Gak terasa ya, padahal kayaknya kemarin itu saya masih belajar keras buat UN dan juga tes masuk PTN di awal Januari 2016. Sibuk les dan tryout. Masa masa yang melelahkan dan membuat saya cukup stress. Dan taadaa, sekarang sudah bulan ke delapan di tahun 2016 ini. Waktu sungguh cepat berlalu. Ia bagaikan pedang yang siap menebas siapapun yang terlena, namun dapat juga menjadi senjata bagi siapapun yang tidak menyia-nyiakannya dan memanfaatkannya dengan baik.

Di Agustus ini, saya akan mulai kegiatan menjadi maba di PTN favorit di kota saya. Bayangan saya, pasti menyenangkan menjadi maba. Mulai perkuliahan di tempat yang baru, teman baru, suasana baru. PTN tempat saya kuliah, luas dan hijau. Juga merupakan PTN kebanggaan provinsi, sebab hanya satu-satunya Universitas Negeri yang ada di provinsi ini.

Di Agustus ini, kita akan kedatangan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-71. Sudah lumayan tua, dan pastinya saya berharap, semoga negeri tercinta ini bisa lebih baik lagi, lebih maju lagi.

Di Agustus ini, saya nggak tahu gimana nasib saya ke depannya. Apa saya akan terusir (lagi)? Memang nasib, jadi orang kismin yang hidup menumpang. Kerjaan saya hanya bisa bersabar ketika mengalami penindasan yang tidak manusiawi. Hanya bisa bersabar, berbesar hati. Inilah jalan yang Allah berikan untuk saya dan harus saya terima dengan sepenuh hati.

Welcome August, I hope this month I can be better!
Picture from: downloadclipart.org